Lepas Kontingen PENAS KTNA XVII, Bupati Jeneponto Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Sinergi Sektor Pertanian

ACTUALNEWS.ID Jeneponto – Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Kabupaten JenepontoJeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM., secara resmi melepas kontingen Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Kabupaten Jeneponto. Acara pelepasan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Jeneponto pada Rabu, (17/6/2026).

PENAS KTNA XVII tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 25 Juni 2026, bertempat di Desa Kayubulang, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Event nasional ini menjadi panggung penting bagi para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan di seluruh Indonesia untuk saling bertukar inovasi dan teknologi.

Ketua KTNA Kabupaten Jeneponto, Drs. Sulaeman Kitta, melaporkan bahwa pada perhelatan kali ini, Kabupaten Jeneponto mengirimkan total 49 peserta. Rombongan ini merupakan representasi dari sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan para petani tangguh Butta Turatea.

Peserta utama sebanyak 31 orang petani berprestasi, pendamping sebanyak 7 orang, peninjau sebanyak 11 orang (termasuk Bupati Jeneponto, Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, dan Kepala Dinas Pertanian).

“Keikutsertaan kita dalam PENAS kali ini bukan sekadar hadir, tetapi membawa misi untuk memaparkan perkembangan pembangunan pertanian di Kabupaten Jeneponto. Selain itu, kontingen kita juga siap unjuk gigi dengan mengikuti perlombaan Bongkar Pasang Alat Mesin Pertanian (Alsintan),” ujar Sulaeman Kitta optimis.

Dalam sambutannya sebelum melepas kontingen, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menekankan dua poin krusial: keselamatan fisik para peserta dan masa depan ketahanan pangan daerah.

Pertama, Bupati mengimbau seluruh anggota kontingen untuk memprioritaskan kondisi fisik selama berada di Gorontalo hingga kembali ke kampung halaman.

“Yang pertama-tama harus kita jaga adalah kesehatan. Pergi dalam keadaan sehat, pulang pun harus demikian,” pesan H. Paris Yasir di hadapan para peserta.

Kedua, secara makro ekonomi, Bupati mengingatkan kembali bahwa sektor pertanian adalah urat nadi utama yang menggerakkan roda perekonomian masyarakat Jeneponto. Oleh karena itu, momentum PENAS ini harus dimanfaatkan untuk membawa pulang ilmu baru demi kemajuan daerah.

Tak hanya memberikan wejangan kepada kontingen, Bupati Paris Yasir memanfaatkan momen ini untuk memberikan instruksi tegas kepada para kepala dinas terkait untuk segera memetakan dan meningkatkan jaringan saluran irigasi yang selama ini belum tersentuh atau belum maksimal, demi memastikan pasokan air bagi lahan-lahan petani.

“Tiga dinas ini harus tetap bersinergi secara total dalam menjaga kesejahteraan petani, nelayan, dan ketersediaan pangan di Butta Turatea Jeneponto. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri jika ingin pertanian kita melompat lebih maju,” tegas Bupati menutup arahannya.

Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama antara Bupati, jajaran Forkopimda, serta seluruh anggota kontingen yang siap mengharumkan nama Kabupaten Jeneponto di tingkat nasional.(Asriel)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles