ACTUALNEWS.ID, JAKARTA -Untuk membangun dialog, kerjasama, dan kerukunan dengan penganut agama lain, kepercayaan serta masyarakat umum.
Komite Lintas Agama dan Seksi HAAK Gereja St Matias Rasul mengadakan “TalkShow Ramadhan di Aula Maria Ratu Rosari, Gereja St Matias Rasul Kosambi Baru Jakarta Barat, Selasa (10/3/2026.
Menurut Johanes Rudy selaku ketua panitia mengatakan bahwa dampak dari pemberitaan hoax yang berseliweran dan medsos membuat kita jadi semangat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Melalui diskusi ini menjadikan rasa toleransi kita menjadi tinggi,” ujarnya.

Dalam paparannya H. Seumun Ketua FKUB (Forum Komunikasi Antar Umat Beragama) Kota Jakarta Barat menegaskan pentingnya dialog lintas agama, dimana salah satu cara efektif dalam membangun pengertian dan mencegah konflik sosial. “Kegiatan ini perlu terus di galakan agar masyarakat semakin terbiasa hidup berdampingan secara harmonis,” tandasnya

Sementa H. Matsani Kepala Kesbangpol Prov DKI Jakarta yang juga sebagai narasumber mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan sosial ditengah masyarakat yang majemuk. Ia menyebutkan, keberagaman agama, suku, dan budaya merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus di rawat.
“Perbedaan adalah kenyataan yang tidak bisa dihindari. Yang terpenting adalah bagaimna kita mampu berdamai dengan perbedaan itu dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk merajut nilai kebangsaan yang utuh, “pintanya.
Disisi lain, AKP Mirza Triyuna, P. Densus 88Anti Teror, Mabes Polri yang juga sebagai narasumber kembabil mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap paham radikalisme dan intoleran yang dapat merusak bangsa. Ia pun mengajak seluruh eleman masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan memperkuat nilai toleransi serta moderasi agama.
“Kunci mencapai radikalisme adalah membangun komunikasi yang baik, memperkuat persaudaraan lintas agama, dan menanamkan nilai kebangsaan sejak dini,” pungkasnya.
Acara yang diawali menyanyikan lagu kebangsaan dan diakhiri dengan doa serta buka puasa bersama, ramah tamah berjalan dengan penuh hikmad. Tampak hadir beberapa organ keagamaan seperti Banser, Pemuda Muhammadiah, Pemuda Kristen Protestan maupun Katholik, Pemuda Budha serta Pemuda Konghucu.
ACN/Rbt/Red
