Warga Tomang Jakarta Barat Terbebas Dari Buang Air Sembarangan. Warga : Berterima Kasih Pada Pemda DKI

JAKARTA,AN.ID – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Deklarasi ODF (Open Defecation Free) atau peryataan resmi yang menyatakan bahwa seluruh warga dalam suatu komunitas atau wilayah telah terbebas dari kebiasaan buang air sembarangan.

Deklaslrasi yang diadakan Jln Mandala IV, Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta mendapatkan antusias warga, mengingat sebagian warga tomang sudah berpuluh-puluh tahun hidup dengan membuang air besar dan mandi langsung ke aliran got dan sungai.

Menurut Rano sudah ada 1.200 proposal minta dibuatkan MCK salah satunya di kelurahan tomang. Ia menilai jumlah tersebut bukan sekedar penunjukan kebutuhan fasilitas, tapi juga meningkatnya kepedulian warga terhadap kesehatan lingkungan.

“Bukan pengajuan 1.200 MCK tapi kesadaran masyarakatnya terhadap pentingnya meningkatkan kesehatan,” ujarnya, Senin (29/6).

Pemeran Si Deol Anak Sekolahan itu menjelaskan bahwa inisiatif tersebut berasal dari masyarakat dan menjadi bentuk partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman.

Dia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai komunitas dan organisasi yang turut melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah masyarakat.

“Kita membutuhkan juga sosialisasi di kalangan masyarakat, ujarnya.

Sementara itu, Husen yang mewakili warga Rw 012 mengucapkan rasa terima kasihnya pada jajaran pemerintah kelurahan, kecamatan, walikota hingga gubernur yang telah memperhatikan kesehatan warganya.

“Sudah berpuluh puluh tahun warga disini BAB, cuci, mandi langsung kesaluran got atau ke kali sehingga mengakibat aroma yang tidak sedap,” katanya.

Bersamaan dengan itu Warsih yang menempati rumah ukuran 3×4 m dengan 3 KK merasa gembira adanya WC komunal sehingga mandi,bab dan cuci tidak lagi sembarang tempat.

“Syukur telah ada WC komunal yang berdampak pada kesehatan warga,” harunya.

Ditempat yang sama, Mansyur Lurah Tomang berpesan pada warga agar menjaga dan merawat semua fasilitas umum dan fasilitas sosial yang telah di berikan olah pemda dki jakarta.

“Selain WC komunal warga wajib menerapkan pola hidup sehat dan menjaga Fasum dan Fasos yang sudah ada,” pintanya.

AN/Rbt/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles