ACTUALNEWS.ID JAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) menggelar kegiatan Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang dirangkai dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan yang digelar oleh jajaran JKB tersebut turut dihadiri perwakilan dari unsur Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara serta jajaran pengurus JKB. Selain menjadi ajang syukuran atas kemerdekaan bangsa, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan organisasi kemasyarakatan.
Mewakili Kepala Kesbangpol Jakarta Utara, Fahri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas undangan yang diberikan JKB. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Fahri mengajak JKB untuk terus membangun sinergi, khususnya dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkotika atau narkoba kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Selain persoalan narkoba, ia juga mendorong keterlibatan JKB dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah.
“Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat sangat penting. Kami berharap JKB dapat terus mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Fahri.
Sementara itu, Ketua Umum JKB, Eta Wiwid, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pandangan mengenai perjalanan organisasi yang didirikannya. Ia menegaskan bahwa sejak awal JKB memiliki perhatian terhadap berbagai persoalan kebangsaan, termasuk upaya mengantisipasi berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Eta Wiwid juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota JKB agar tetap menjaga semangat kebersamaan, soliditas dan kepedulian sosial. Ia mendorong setiap pengurus dan anggota untuk aktif menyampaikan pesan-pesan kebangsaan serta edukasi positif kepada warga di wilayah masing-masing.
“JKB harus terus hadir di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan harus kita jaga, dan setiap pengurus maupun anggota diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Penasehat DPP JKB, Robert Siagian, menekankan bahwa keberadaan JKB tidak boleh hanya terlihat ketika ada kegiatan atau acara tertentu. Menurutnya, JKB harus mampu menjalankan fungsi sosial dan edukatif secara berkelanjutan.
Robert mengatakan, JKB perlu memaksimalkan peran organisasi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan generasi milenial, mengenai berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan generasi bangsa.
Di antaranya adalah bahaya penyalahgunaan narkoba, radikalisme dan intoleransi yang dinilai perlu terus disosialisasikan secara konsisten.
“JKB bukan hanya organisasi yang tampil ketika ada kegiatan. Kita harus hadir dan memberikan manfaat secara nyata bagi masyarakat. Pemuda dan generasi milenial harus menjadi perhatian, terutama dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, radikalisme dan intoleransi,” kata Robert.
Ketua DPW JKB DKI Jakarta, Heri Prathama didampingi Ketua DPD JKB Jakarta Utara, Rohena dan Ketua DPD JKB Jakarta Barat, Subur Hadi menyampaikan bahwa kehadiran para tamu undangan merupakan suatu kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi keluarga besar JKB.
Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan tasyakuran ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpengurus dan anggota JKB, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui seremonial, tetapi juga melalui kepedulian, persatuan, gotong royong, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, JKB DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.*/ACN/RED
