ActualNews, Sumatera Utara – Upaya memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kota Gunungsitoli terus mendapat perhatian berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli yang diselenggarakan di Gedung DEKRANASDA Kota Gunungsitoli, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang difasilitasi oleh CDRM & CDS Nias melalui Program DIGNITY tersebut diikuti oleh unsur Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli serta tim ULD Ketenagakerjaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam memberikan layanan ketenagakerjaan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Narasumber kegiatan, Justin Foera-era Lase, S.Tr.Sos., Sp.P.S.P.D., C.PS., C.MTr, dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Nias, menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap disabilitas.
Menurutnya, penyandang disabilitas tidak boleh lagi dipandang sebagai kelompok yang hanya membutuhkan bantuan, tetapi sebagai individu yang memiliki hak, kemampuan, dan potensi untuk berkontribusi dalam dunia kerja.
“Ketika kesempatan diberikan secara setara dan lingkungan kerja mampu mengakomodasi kebutuhan mereka, penyandang disabilitas dapat menunjukkan kompetensi yang tidak kalah dengan pekerja lainnya,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep disabilitas berbasis hak, etika dan komunikasi ramah disabilitas, kebijakan ketenagakerjaan inklusif, serta teknik asesmen vokasional bagi pencari kerja disabilitas. Materi disampaikan melalui diskusi partisipatif, simulasi kasus, dan praktik asesmen yang dapat diterapkan dalam layanan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai peran ULD sebagai jembatan antara pencari kerja disabilitas dengan dunia usaha dan dunia industri. Selain itu, peserta didorong untuk memahami pentingnya pemenuhan kuota pekerja disabilitas sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi praktik asesmen vokasional yang membahas cara mengidentifikasi minat, keterampilan, potensi, serta kebutuhan dukungan yang diperlukan oleh pencari kerja disabilitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ULD Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli semakin siap memberikan layanan yang profesional dan inklusif, sekaligus menjadi motor penggerak dalam menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di Kota Gunungsitoli dan sekitarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan perguruan tinggi dapat menghadirkan solusi nyata dalam mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi semua warga negara.
