ACTUALNEWS.ID Jeneponto – Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Kabupaten Jeneponto, Safri, S.Pd., M.Pd., MH Daeng Ngerho, menyampaikan apresiasi dan rasa salut kepada Lurah Wala-Walayya kecamatan Tallo kota Makassar Sulawesi Selatan Ahmad Jujur Latif,S, STP., bersama Babinsa Wala Walayya Serda MuhTakdir Hamiruddin, Ibu Hj. IDA Rakhman selaku RW 02, KETUA LPM Muhammad NASIR, KETUA RT 06 NIRWANA, serta seluruh jajaran yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dalam membantu menyelesaikan persoalan rumah tangga warga yang sedang mengalami konflik keluarga.
Permasalahan tersebut melibatkan seorang laki-laki berinisial RS dengan istrinya DL, yang merupakan anak dari Imam Kelurahan Wala-Walayya Ust. Tavif Hamdani . Dalam proses penyelesaian itu, pihak orang tua dinilai bukan ikut campur secara berlebihan, melainkan hadir untuk memberikan nasihat terbaik demi menjaga keutuhan rumah tangga anak dan menantunya.
Lurah Wala-Walayya bersama Babinsa dan Ibu RW secara kompak memberikan arahan dan solusi damai, termasuk menasihati pihak suami agar memperbaiki sikap maupun perbuatan yang selama ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi istrinya, serta mengingatkan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
Dalam kesempatan tersebut, Lurah menyampaikan harapan agar kedua belah pihak dapat mencari solusi terbaik dan kembali rujuk demi mempertahankan rumah tangga yang telah dibangun. Hal yang sama juga disampaikan Babinsa dan Ibu RW yang mengedepankan perdamaian serta keharmonisan keluarga.

Kehadiran Ketua DPC LAKI Kabupaten Jeneponto dalam pertemuan itu sebagai perwakilan keluarga pihak laki-laki sekaligus bagian dari upaya silaturahmi dan mediasi untuk menghadirkan solusi terbaik, sehingga hubungan kedua belah pihak dapat kembali harmonis tanpa harus menempuh proses perceraian di Pengadilan Agama Makassar.
Menurut Safri Daeng Ngerho, persoalan rumah tangga sejatinya harus diutamakan penyelesaian secara kekeluargaan, musyawarah, serta membuka ruang saling memperbaiki demi menjaga keutuhan keluarga dan masa depan bersama.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian pemerintah setempat yang hadir bukan untuk memperkeruh keadaan, tetapi justru menjadi penengah dalam menghadirkan solusi terbaik agar keluarga ini dapat kembali rukun dan harmonis,” ujar Safri Daeng Ngerho.(Asriel)
