Tuesday, April 16, 2024

Heikal Safar : Isu Resuffle Kabinet Tidak Ada Yang Istimewa, Rakyat Sudah Terbiasa Di Era Presiden Jokowi

ACTUALNEWS.ID JAKARTA,- Adanya Isu reshuffle kabinet Presiden RI Joko Widodo biasa disapa Jokowi kembali tersiar mencuat ke publik diberbagai media massa nasional semakin santer dalam beberapa pada pekan belakangan ini,

Pasalnya setelah Presiden Jokowi memanggil dan bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Istana Kepresidenan Jakarta pada pekan lalu, sehingga menimbulkan berbagai macam pandangan maupun presepsi dari berbagai elemen anak bangsa,

Seperti salah satunya pandangan dari Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar SH yang juga bakal calon Walikota Bekasi mengatakan bagi kami Ormas Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat Indonesia) dan juga elemen anak bangsa lainnya di seluruh Indonesia, bahwa adanya Isu reshuffle kabinet Indonesia maju pemerintahan presiden RI Joko Widodo tersebut, sudah tidak ada yang istimewa lagi, lantaran pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketum Partai NasDem, Surya Paloh itu dianggap hanya pertemuan biasa- biasa saja.

“Karena bagi saya selaku Sekjen Ormas Rekat Indonesia maupun seluruh anggota dan pengurus Ormas Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat) Indonesia serta elemen anak bangsa lainnya di seluruh Indonesia, pastinya sudah terbiasa di era pemerintahan presiden Jokowi ini, selalu saja ada gonta- ganti maupun bongkar pasang ataupun perombakan para menteri – menteri nya,”

Demikian dikatakan Sekjen Rekat Indonesia, Heikal Safar SH yang juga Bakal Calon Walikota Bekasi 2024 saat diwawancarai sejumlah awak media massa di kantornya sekitar Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2023).

Menurut Heikal Safar justru presiden Jokowi dalam isu reshuffle kabinet saat ini dihadapkan pada pilihan yang cukup dilematis, sedangkan rakyat di seluruh Indonesia saat ini sudah sangat terbiasa menghadapi situasi politik yang seperti ini, dianggapnya bagaikan makan bubur ayam dipagi hari.

“Yang terpenting bagi saya selaku Sekjen Ormas Rekat Indonesia serta seluruh anggota dan pengurus Rekat Indonesia lainnya maupun rakyat di seluruh Indonesia, apabila para menteri mendapatkan amanah, diutamakan kejujuran dan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Heikal Safar SH.

Selanjutnya Heikal Safar mengungkapkan bahwa ada beberapa alasan Presiden Jokowi berada pada posisi yang cukup dilematis dalam isu reshuffle kabinet tersebut
diantaranya yakni pertama reshuffle kabinet harus berdasarkan pada faktor kinerja menterinya jika memang di nilai rapotnya merah, maka secara otomatis menteri tersebut layak di copot atau digantikan segera.

“Saya selaku Sekjen Rekat Indonesia dan seluruh elemen bangsa Indonesia lainnya berharap agar keputusan Presiden Jokowi dalam isu reshuffle kabinet yentunya yang terbaik untuk kepentingan rakyat di seluruh Indonesia, bukan hanya semata -mata adanya muatan politis yang diduga cukup kental dalam menyambut pesta demokrasi pileg dan pilpres pada Pemilu serentak 2024 nanti,” ungkap Heikal Safat SH.

Menurut Heikal Safar pada saat ini perombakan dalam kabinet presiden Jokowi menjelang pemilu 2024, tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan. Karena posisi menteri bisa menjadi bargaining power atau daya tawar untuk menjaga stabilitas politik diakhir permerintahan Presiden Jokowi

“Sehingga dalam situasi politik menjelang pemilu 2024 adalah menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua sebagai elemen anak bangsa untuk menyelamatkan negeri tercinta tanah air Indonesia ini dari tangan – tangan nakal dan politik hitam yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Editor : (Red/Cuncun/Ichsan)

ACN/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles