ACTUALNEWS.ID JAKARTA, 5 November 2026 — Persaingan mendapatkan pekerjaan dan tekanan untuk segera mencapai kesuksesan menjadi realitas yang dihadapi banyak anak muda saat ini. Mengangkat keresahan tersebut, BASE Entertainment menghadirkan film terbaru berjudul Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
Disutradarai oleh Archie Hekagery dan diproduseri oleh Shanty Harmayn serta Aoura Lovenson Chandra, film ini diadaptasi dari buku best seller karya Samuel Ray. Ceritanya mengikuti perjalanan enam calon karyawan yang harus menjalani masa probation sekaligus bersaing untuk mendapatkan satu posisi sebagai karyawan tetap.
Melalui cerita tersebut, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? menggambarkan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda dalam memasuki dunia kerja. Mulai dari sulitnya mendapatkan pekerjaan, tuntutan untuk terus berprestasi, hingga tekanan ekonomi akibat biaya hidup yang semakin tinggi. Film ini tidak hanya menyajikan persaingan di lingkungan perkantoran, tetapi juga menghadirkan refleksi tentang perjuangan, ambisi, dan bagaimana seseorang memaknai kesuksesan.
Kekuatan cerita film ini turut didukung oleh karakter-karakter yang merepresentasikan beragam kepribadian dan keresahan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dibintangi Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Lutfi Afansyah, Daffa Wardhana, dan Arafah Rianti, setiap karakter memiliki dinamika dan persoalan masing-masing yang membuat ceritanya terasa dekat dengan penonton.
Aurora Ribero memerankan Bintang, seorang anak sulung yang harus menanggung beban ekonomi keluarga sekaligus berusaha menyenangkan semua orang. Sementara itu, Gabriella Ekaputri hadir sebagai Claudia, sosok ambisius yang rela mengesampingkan hubungan pertemanan demi mencapai target kariernya.
“Memerankan Bintang membuat saya sadar betapa besarnya pressure anak muda masa kini yang merasa harus cepat sukses. Tekanan terbesar justru sering datang dari diri mereka sendiri. Lewat Bintang, saya ingin menyampaikan bahwa tidak apa-apa untuk berjuang, tapi juga harus ingat dengan diri sendiri dan kesehatan mental tetap harus nomor satu,” ujar Aurora Ribero.
Berbeda dengan Bintang, Claudia menggambarkan sisi lain dari ambisi dalam dunia kerja. Gabriella Ekaputri menjelaskan bahwa karakter yang diperankannya memiliki pandangan yang sangat berbeda dengan dirinya di kehidupan nyata.
“Karakter Claudia sangat bertolak belakang dengan saya di dunia nyata. Dia menutup diri dari pertemanan karena menganggap hubungan personal hanya akan mendistraksi ambisinya. Memiliki ambisi tentu tidak salah, selama kita berada di jalur kita sendiri. Namun, ketika ambisi itu berubah menjadi keinginan untuk menjatuhkan orang lain demi sebuah posisi, di situlah letak batas di mana dunia kerja berubah menjadi lingkungan yang toxic,” ujar Gabriella.
Selain menghadirkan drama persaingan di lingkungan perkantoran, film ini juga menyelipkan humor melalui karakter Damai yang diperankan Lutfi Afansyah dan Velma yang diperankan Arafah Rianti. Damai menjadi gambaran satir pekerja yang berusaha menutupi kekurangan keterampilannya dengan istilah-istilah korporat yang rumit. Sementara Velma merepresentasikan seseorang yang harus menghadapi kerasnya kehidupan dan dunia kerja yang kerap terasa seperti kompetisi tanpa akhir.
Karakter Bima yang diperankan Rey Bong juga menghadirkan kejutan melalui alur cerita yang tidak terduga, tetapi tetap dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, Mika yang diperankan Daffa Wardhana menggambarkan fenomena anak muda dengan privilese yang mencoba menerapkan gaya hidup hemat atau frugal living.
Bagi produser Shanty Harmayn, film ini ingin menyampaikan bahwa kehidupan tidak semata-mata tentang persaingan untuk menjadi yang terbaik atau mencapai puncak karier. Di balik kompetisi tersebut, setiap individu memiliki perjuangan dan persoalan yang layak untuk dipahami.
“Meskipun di film ini digambarkan ada enam calon karyawan yang saling bersaing, kami ingin menyoroti sisi humanis dari masing-masing pekerja. Kegagalan atau penolakan di dunia kerja bukanlah akhir dari segalanya. Terkadang, rejection is redirection. Film ini adalah pesan harapan bagi siapa pun yang sedang lelah berjuang di tengah beban ekonomi saat ini,” ujar Shanty Harmayn.
Senada dengan hal tersebut, Samuel Ray selaku penulis buku Lagi Probation berharap film ini dapat memberikan pemahaman lebih luas kepada para pencari kerja, khususnya lulusan baru atau fresh graduate, mengenai realitas dunia profesional.
“Di dunia nyata, masa probation sering kali membingungkan. Lewat film ini, saya harap teman-teman fresh graduate lebih melek terhadap hak-hak mereka sebagai pekerja dan menghargai value diri mereka, dan tetap mengedepankan empati sebagai manusia,” ujar Samuel Ray.
Dukungan terhadap film ini juga datang dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), yang melihat relevansi cerita Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? dengan perjalanan generasi muda dalam membangun karier dan mewujudkan masa depan. Dukungan tersebut sejalan dengan purpose CIMB Niaga, Advancing Customers & Society, untuk mendampingi nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan berbagai mimpi dan aspirasi.
Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, menyampaikan bahwa memasuki dunia kerja merupakan salah satu fase penting bagi anak muda untuk belajar beradaptasi, menentukan tujuan, dan membangun masa depan.
“Membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak awal karier merupakan salah satu langkah penting untuk mewujudkan tujuan di masa depan. Melalui OCTO dan OCTO Savers Payroll, kami mengajak masyarakat untuk Pindahin Gaji ke OCTO agar penghasilan yang diperoleh dapat dikelola lebih optimal, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk menabung, berinvestasi, dan mempersiapkan masa depan,” ujar Amir.
Menariknya, kehangatan yang terbangun di antara para pemain di balik layar justru berbanding terbalik dengan persaingan sengit yang mereka gambarkan dalam film. Persahabatan erat para pemeran muda tersebut turut membangun chemistry yang kuat, menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga hangat dan relevan dengan kehidupan penontonnya.
Melalui Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?, BASE Entertainment mengajak penonton untuk melihat kembali arti perjuangan dan kesuksesan. Sebab, perjalanan setiap orang memiliki waktunya masing-masing, dan kegagalan dalam satu kesempatan bukan berarti berakhirnya seluruh harapan.
Film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram @filmlagiprobation dan @base.id.
TENTANG BASE ENTERTAINMENT
BASE Entertainment merupakan studio produksi terkemuka di Asia Tenggara yang memiliki kantor di Indonesia dan Singapura. Didirikan oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, Tanya Yuson, dan Ben Soebiakto, BASE Entertainment berfokus pada produksi film dan serial berkualitas tinggi untuk penonton global.
Studio ini berkolaborasi dengan berbagai talenta kreatif untuk menghadirkan cerita dari Asia ke dunia. Sejumlah karya yang telah diproduksi antara lain Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore) karya Joko Anwar, yang tayang perdana di Sundance Film Festival 2020 dan meraih penghargaan terbanyak di Festival Film Indonesia pada tahun yang sama; Gadis Kretek (Cigarette Girl), serial orisinal Indonesia pertama Netflix yang masuk daftar Top 10 Global Netflix; serial animasi Trese, serial orisinal Netflix pertama dari Asia Tenggara; serta Petualangan Sherina 2 (Sherina’s Adventure 2) yang mencatatkan prestasi box office di Indonesia.
Pada 2026, film animasi keluarga Garuda Di Dadaku (Garuda: Dare to Dream) yang dirilis pada Juni berhasil meraih Gryphon Award – Best Film (Elements +6) dan LETE Special Award di Giffoni Film Festival ke-56 di Italia. Sementara itu, film horor Paket Santet yang dirilis pada Agustus 2026 memperluas jangkauannya ke pasar internasional dan dijadwalkan tayang di Rusia, Malaysia, Vietnam, serta Kamboja.
Dengan komitmen terhadap inovasi cerita, BASE Entertainment terus mengembangkan karya-karya berkualitas yang menghubungkan narasi regional dengan daya tarik global.ACN/RED
KONTAK MEDIA
POPLICIST Publicist
Email: [email protected]
Nova: 0857-7121-8534

