Dari Alumni untuk Generasi: YAMB di Bawah Freddy Wei Fokus Perkuat Pendidikan dan Aksi Sosial

ACTUALNEWS ID,Jakarta. Yayasan Alumni Methodist Bagansiapiapi (YAMB) yang berasal dari Prov Riu memasuki babak baru dalam membentuk organisasi. Organisasi alumni sekolah dari SD,SMP dan SMA dibangun sebagai wadah kebersamaan para alumni Methodist Bagansiapiapi mendeklarasikan Freddy Wei sebagai Ketua Umum YAMB periode 2026–2031 pada hari Jumat 14 Agustus 2026 di deklarasikan di Fortune Star, Function Hall, Tamansari Jakarta Barat, Jumat (14/8).

” Deklarasi dan sosialisasi kepengurusan ini bukan sekadar agenda seremonial karena momentum ini menjadi penanda tekad para alumni untuk memperkuat persaudaraan, membangun kekompakan lintas angkatan, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat,” ujar Freddy.

Sejumlah tokoh dan undangan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Prof. Dr. Darmadi Durianto, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan; Prof. Dr. Hendrawan Supratikno; Dr. Ronny Talapessy; Ibu Selly Adriany Gantina; serta Bapak Tio Jacob.

Turut hadir jajaran Pembina dan Pengawas YAMB, seluruh pengurus, para guru, alumni Methodist Bagansiapiapi, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan organisasi, antara lain Yayasan PKMI yang dipimpin Juswanto bersama Pak Darpin, Yayasan Multi Marga yang dipimpin Kho Kok Beng, IAPW, PASB, IAPK, dan para tamu undangan lainnya.

Menurut Freddy Wei, ia menegaskan bahwa terbentuknya kepengurusan baru YAMB harus dimaknai sebagai awal perjalanan panjang untuk membangun organisasi alumni yang solid, terbuka, dan memberikan manfaat.
“Hari ini bukan sekadar membentuk kepengurusan.
Hari ini adalah awal dari sebuah perjalanan dan komitmen untuk membangun sebuah wadah alumni yang kuat, solid, dan bermanfaat bagi seluruh alumni serta masyarakat.” ungkapnya.

Masih Freddy, YAMB bukan milik kelompok atau angkatan tertentu. Karena itu, seluruh alumni diajak mengedepankan semangat persaudaraan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang.

Sebaliknya, perbedaan pandangan dan latar belakang harus menjadi energi untuk melahirkan gagasan serta karya terbaik.
“Jika seluruh alumni bergandengan tangan tanpa memandang angkatan, latar belakang maupun profesi, saya percaya YAMB akan menjadi organisasi yang bermanfaat bagi seluruh alumni dan masyarakat,” tegasnya.

Bukan Sekadar Organisasi Alumni
YAMB dibentuk sebagai wadah untuk mempertemukan kembali para alumni Methodist Bagansiapiapi dalam semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kekompakan.

Namun, arah organisasi tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi. YAMB juga diarahkan menjadi wadah pengabdian melalui berbagai kegiatan sosial, khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberian beasiswa bagi siswa di sekolah Methodist Bagansiapiapi.

Gagasan tersebut menjadi salah satu pijakan penting kepengurusan YAMB periode 2026–2031. Alumni diharapkan tidak hanya mengenang masa sekolah, tetapi juga memberikan sesuatu yang nyata bagi generasi yang masih menempuh pendidikan.

oplus_0

Semangat tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga hubungan antara alumni, almamater dan masyarakat agar tetap terjalin secara berkelanjutan.

Freddy menegaskan, jabatan sebagai pengurus bukanlah sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Kami siap menerima kritik yang membangun, terbuka terhadap masukan, serta bekerja dengan sepenuh hati demi kemajuan yayasan, almamater dan seluruh alumni,” tukasnya.

Menyatukan Alumni, Menguatkan Almamater
Deklarasi YAMB diharapkan menjadi momentum untuk menghilangkan sekat antargenerasi alumni. Perbedaan profesi, usia, angkatan maupun latar belakang justru diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun organisasi.

Freddy mengajak seluruh alumni menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi dan bersama-sama membangun YAMB agar mampu menjadi kebanggaan bagi generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.

“Semangat persaudaraan tidak boleh berhenti di masa sekolah. Semangat itu harus terus hidup dalam karya dan pengabdian,” imbunya.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, YAMB diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi alumni yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang nyata.

Menutup sambutannya, Freddy Wei menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan kepada para alumni yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin YAMB.

Ia kemudian menutup dengan pantun yang disambut dengan seruan “cakep” dari para hadirin:

Bagansiapiapi kota kebanggaanku,Di Methodistlah kami belajar dan bertumbuh,Alumni bersatu membangun harapan,Bersatu kita teguh.

Bersama kita membawa YAMB menuju masa depan yang lebih maju, lebih kuat, dan semakin bermanfaat bagi alumni, almamater serta masyarakat.

Tuhan memberkati.

AN/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles