Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Kecamatan Tambora Gaungkan Perlindungan Berbasis Masyarakat dari Krendang

0
4

ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan serta anak terus digaungkan di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Melalui kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemerintah kecamatan bersama unsur TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat memperkuat kepedulian serta peran aktif warga dalam memberikan perlindungan kepada kelompok rentan.

Kegiatan yang mengangkat pentingnya Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) tersebut berlangsung di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Jalan Krendang Barat, RT 01/RW 07, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (4/11/2026), mulai pukul 07.30 WIB.

Sosialisasi ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Perlindungan Perempuan dan Anak Dimulai dari Kepedulian Lingkungan

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, aparat kewilayahan, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh agama mencerminkan pentingnya sinergi dalam membangun sistem perlindungan yang dimulai dari lingkungan keluarga, RT, RW, hingga tingkat kelurahan.

Camat Tambora, Pangestu Aji, hadir bersama Wakil Camat Tambora Imanudin dan Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Tambora, Erina.

Turut hadir unsur Babinsa se-Kecamatan Tambora yang dipimpin Pelda Mian, jajaran Bhabinkamtibmas/Binmas yang dikoordinasikan Aiptu Warno, serta unsur Satpol PP Kecamatan Tambora di bawah koordinasi Purba.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga terlihat dari kehadiran unsur PKK Kecamatan Tambora yang dikoordinasikan Eneng, Ketua FKDM Kelurahan Krendang H. Sayuti, unsur LMK Kelurahan Krendang Amrullah, perwakilan Karang Taruna Fajar, tokoh agama Ustaz Maman, serta sejumlah perwakilan ketua RT.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan, doa bersama, hingga penutupan.

Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat, Perkuat Benteng Pencegahan Kekerasan

Keterlibatan Babinsa dan unsur kepolisian dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menjaga keamanan serta ketenteraman masyarakat, termasuk dalam upaya mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melalui pendekatan berbasis masyarakat, warga diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali tanda-tanda kekerasan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mendorong pelaporan melalui saluran resmi apabila menemukan dugaan tindak kekerasan.

Peran keluarga, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan pengurus lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun budaya saling melindungi sekaligus mencegah terjadinya pembiaran terhadap tindakan kekerasan.

Sosialisasi ini juga menjadi pengingat bahwa perlindungan perempuan dan anak tidak cukup hanya melalui aturan dan penegakan hukum. Diperlukan kesadaran, keberanian untuk bersuara, serta kepedulian nyata dari masyarakat.

Dari Krendang, Bangun Tambora yang Aman dan Ramah Anak

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat perlindungan perempuan dan anak dapat terus tumbuh dan menjangkau seluruh wilayah Kecamatan Tambora.

Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, serta warga menjadi fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan dan memberikan ruang aman bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari Krendang, pesan kepedulian itu digaungkan: melindungi perempuan dan anak bukan hanya tugas aparat dan pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Tambora yang lebih aman, peduli, dan bermartabat.

(Redaksi ACTUALNEWS.ID)