Wednesday, March 4, 2026

LANDAS Indonesia Dukung MUI Pimpin Gerakan Aliansi Civil Society

ACTUALNEWS.ID, Jakarta-Lembaga Aspirasi Nasional dan Analisis Strategis Indonesia (LANDAS) mengadakan konfrensi pers di Hotel Grand Cempaka,Rabu (19/05/21).

LANDAS Indonesia Dukung MUI Pimpin Gerakan Aliansi Civil Society atas serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina telah membangkitkan rasa solidaritas dan keprihatinan dengan berbagai cara serta mendapatkan dukungan yang terus mengalir dan teriakan dari berbagai masyakat sipil di Indonesia dan dunia serta menuntut Israel untuk menghentikan kekejaman tentaranya terhadap rakyat Palestina.

Namun Israel masih tetap tidak bergeming dengan berbagai kecaman tersebut untuk menghentikan kekejamannya, hal tersebut melalui Ketua umum LANDAS Indonesia,

Kaspudin Nor angkat bicara dan menyampaikan, Apa yang telah di lakukan Israel adalah bentuk penjajahan terhadap rakyat Palestina, sehingga harus di hentikan, sebagaimana kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa sehingga penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan prikeadilan,

Lanjut Kaspudin, Hal ini juga tertuang dalam mukadimah kontitusi Indonesia, yaitu UUD Negara RI Tahun 1945 atas dasar menganut politik bebas aktif, maka Indonesia harus menyuarakannya dan mengajak bangsa- bangsa di dunia yang beradab dan menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia untuk mendukung gerakan kemanusiaan sehingga tidak boleh terjadi sebagaimana yang dilakukan oleh polisi Israel pada rakyat yang tak berdaya serta anak-anak Palestina oleh karenanya harus segera di hentikan demi kemanusiaan dan keadilan.

Sementara itu Cendekiawan muda yang juga Pakar Hukum Prof. Bambang Saputra, SH, MH mengatakan, Tindakan yang dilakukan tentara dan polisi Israel terhadap rakyat Palestina dan anak-anak sangat mengerikan bukan saja bagi rakyat Palestina tapi juga bagi masyarakat dunia karena seolah-olah nyawa manusia tidak lagi berharga dan bahkan Israel menyerang warga Palestina yang tengah sholat tarawih di Masjidil Aqsa dan saat Idul Fitri serta ketika umat kristen juga merayakan hari kenaikan Isa Almasih hal ini seperti tidak lagi ada bentuk penghormatan kepada manusia dalam penghambaannya pada Tuhannya.

“Oleh karenanya tindakan Israel ini sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan, ini bisa dikatakan telah melakukan pelanggaran HAM berat sebagaimana yang di maksud dalam Universal Declaration of human rights dan dapat di jatuhi sanksi hukum oleh peradilan internasional”.Jelas Hapip Abbas yang juga Ketua Senat Universitas seluruh Indonesia.

Dirinya menyebutkan, Apa yang dilakukan tentara dan polisi israel melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap warga Palestina di saat bulan ramadhan tahun ini dalam satu bulan saja sudah banyak korban nyawa manusia hal ini tidak bisa didiamkan dan harus segera di hentikan, oleh karena itu di butuhkan sikap tegas dari pemimpin dunia yang berkompeten untuk menghentikan agresi Israel ke Palestina karena banyak korban sipil dan anak- anak kehilangan nyawa dan luka-luka,

“Kita Sangat prihatin terhadap rakyat Palestina, maka saya mengajak dunia berupaya mencegah pertumpahan darah khususnya di Palestina tersebut”. Ujarnya.

Masih di katakannya, Dalam hal ini para pemimpin dunia termasuk Indonesia harus segera mengambil langkah- langkah diplomatik demi kemanusiaan dan demi perdamaian dunia dan lenyapnya segala bentuk penjajahan yang tidak lagi sesuai dengan peradaban dan perikemanusiaan serta keadilan,

Ia Mendesak agar para pemimin dunia segera turun tangan untuk memberikan peringatan keras atas imperialisme Israel dan meminta agar lembaga peradilan internasional memberikan sanksi tegas kepada Israel atas pelanggaran kemanusiaan, Bebernya.

Lanjut Bambang, Gerakan yang dilakukan MUI untuk mengajak masyarakat Indonesia membentuk Civil Society agar menjatuhkan sanksi internasional terhadap Israel, sudah sangat tepat sebagai bentuk kepedulian terhadap umat Islam bahkan juga sebagai bentuk kepedulian kepada kemanusiaan, “Untuk itu mari kita dukung gerakan MUI tersebut”.ujarnya

Dirinya juga Mengimbau kepada pemimpin negara-negara Arab untuk bersatu dan mampu memberikan tekanan kepada pemerintah Israel dan PBB untuk menghentikan agresi Israel ke Palestina dan mendesak agar PBB dan pemimpin dunia bergerak cepat dalam merespon desakan masyarakat agar Israel segera menghentikan agresi militernya sehingga tidak lagi terjadi pertumpahan darah yang terus menerus,

Lebih lanjut Bambang mengatakan, Landas Indonesia mendesak kepada dunia untuk menghentikan arogansi tentara dan polisi Israel tersebut. Menyerukan agar para pemimpin negara Arab Bersatu untuk melakukan tekanan pada Israel agar segera menghentikan pertumpahan darah yang korbannya banyak masyakat Civil dan anak- anak yang tak berdosa, ini demi hak hidup dan kemerdekaan yang paling mendasar bagi kemanusiaan dan keadilan,

Mendukung Gerakan MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan mengajak semua elemen bangsa lintas agama, profesi untuk mendorong PBB, OKI, lembaga lembaga internasional dan masyarakat dunia agar memberi sanksi internasional kepada Israel, karena sudah terlampau banyak kesalahan yang dilakukan imperialisme Israel sehingga menyebabkan kesengsaraan rakyat dan bangsa Palestina yang berkepanjangan, dengan cara- cara penyerangan brutal ditempat suci dan bahkan di saat bulan ramadhan dan korbannya banyak rakyat sipil dan anak-anak yang tak berdosa. Agar masyarakat Civil dan dunia peduli untuk menyampaikan protes atas imprealisme Israel yang tidak berprikemanusiaan, oleh karenanya LANDAS Indonesia sependapat dan mendukung MUI dan mengajak masyarakat dunia dan lembaga internasional untuk berupaya agar meminta tentara dan polisi Israel menghentikan perbuatan brutal tersebut, ” Tutup Bambang.

Hal yang sama juga dikatakan Pakar Hukum Maritim Internasional DR.Chandra Motik, Apa yang dilakukan tentara israel ini sudah keterlaluan, bahkan seorang ibu ibu di pukul dan disiksa serta di bunuh hal itu mereka lakukan di depan media yang sedang meliput.” Kami berharap untuk negara negara yang penduduknya muslim agar memprotes israel untuk menghentikan kekerasan terhadap wanita dan anak anak palestina dan negara negara OKI untuk bersatu menghentikan kekejaman tentara israel, “Jelas Motik.

ACN/Jaja/Red.

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles