ACTUALNEWS.ID JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganugerahkan Piagam Penghargaan Penegak Hukum Peduli Dhu’afa kepada Dr. Drs. H. Sirajuddin Sailellah, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bangka Belitung.
Penghargaan diberikan dalam rangkaian Milad MUI ke-51, Kongres Umat Islam ke-8 dan Muzakarah Hukum Nasional yang digelar di Hotel grand sahid jaya Jakarta, 2-3 Juli 2026 lalu.
Sirajuddin dinilai memiliki dedikasi dan komitmen luar biasa dalam memberikan advokasi serta perlindungan hukum bagi masyarakat miskin dan kelompok dhu’afa. Penilaian juga didasarkan pada akhlakul karimah, kesantunan dan kesalehan.
Karena tugas kedinasan, piagam baru diterima pada 12 Oktober 2026 di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi Jakarta. Piagam diserahkan langsung oleh Sekjen MUI Buya Dr. Amirsyah Tambunan, MA didampingi Wasekjend MUI Bidang Komisi Hukum dan HAM Dr. Ikhsan Tanjung, S.H, S.Ag, M.H,. M..Si dan Dr. Rafiqul Umam Ahmad, S.H,. M.H wakil Sekjend MUI bidang Ekonomi Halal.
Dalam sambutannya, Buya Amirsyah selain mengucapkan selamat atas penghargaan tersebut juga menegaskan bahwa tugas hakim sangat mulia karena menegakkan hukum dan keadilan, yang kelak akan di-pertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.
Sirajuddin merupakan hakim karier Peradilan Agama dengan masa pengabdian 33 tahun. Alumnus S3 Filsafat UGM (Universitas Gajah Mada) Jogjakarta ini juga aktif sebagai Ketua DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dan dosen Pascasarjana di Universitas Jayabaya Jakarta.
Saat menerima penghargaan, ia didampingi putranya, Imam Sailellah, S.H., M.H., hakim muda di wilayah PT Lampung, serta Kaspudin Nor, S.H,. M.Si, M.H mantan Komisioner Komisi Kejaksaan RI yang juga mantan Wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Ibnu Chaldun dan juga anggota MUI Komisi Hukum dan HAM.
Atas pemberian penghargaan dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) Sirajuddin mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan penghargaan MUI kepadanya dengan mengucapkan syukur “Alhamdulillah atas pengabdian tulus saya telah mendapat apresiasi sebagai penegak hukum yang peduli dhu’afa dari pengurus Majelis Indonesia sebagai spirit saya untuk menjalankan tugas penegakan hukum dan keadilan lebih baik lagi untuk umat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia” tekad Sirajuddin.ACN/RED
