ACTUALNEWS.ID, Purwakarta – Kepedulian terhadap perlindungan hak-hak anak pasca perceraian menjadi perhatian serius H. Eep Supriadi, S.Sos.I., M.H. melalui peluncuran buku ilmiah berjudul Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Perspektif Kompilasi Hukum Islam. Karya tersebut merupakan pengembangan dari tesis Program Magister (S2) yang disusun untuk memperluas manfaat hasil penelitian akademik kepada masyarakat.
Buku ini mengangkat isu perlindungan anak setelah perceraian orang tua, sebuah persoalan yang kerap muncul dalam kehidupan sosial. Melalui pendekatan Kompilasi Hukum Islam (KHI), penulis mengulas berbagai aspek penting, mulai dari hak pengasuhan (hadhanah), kewajiban pemberian nafkah, tanggung jawab orang tua, hingga pemenuhan hak-hak anak setelah berakhirnya ikatan perkawinan.
Menurut H. Eep Supriadi, perceraian hanya mengakhiri hubungan suami dan istri, namun tidak menghapus tanggung jawab kedua orang tua terhadap anak.
“Anak merupakan amanah sekaligus generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk memperoleh perlindungan secara optimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun sosial,” ungkapnya dalam buku tersebut.
Ia menegaskan, kebutuhan anak, seperti pengasuhan, pendidikan, kesehatan, nafkah, kasih sayang, dan perlindungan hukum harus tetap menjadi prioritas, meskipun orang tua telah berpisah.
Dalam pembahasannya, buku ini tidak hanya mengulas norma hukum, tetapi juga mengangkat berbagai persoalan yang masih banyak ditemukan di tengah masyarakat. Mulai dari pengabaian hak anak, sengketa hak asuh, hingga tidak terpenuhinya kewajiban nafkah dan tanggung jawab orang tua pasca perceraian.
Melalui kajian akademik yang dipadukan dengan realitas sosial, H. Eep Supriadi berharap buku tersebut dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, pemerhati perlindungan anak, serta masyarakat yang ingin memahami perlindungan anak dari perspektif hukum keluarga Islam.
Pengembangan tesis menjadi buku ilmiah juga menjadi bentuk komitmen penulis agar hasil penelitian tidak berhenti sebagai karya akademik semata, melainkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi bahan edukasi bagi masyarakat luas.
H. Eep Supriadi merupakan putra daerah Purwakarta yang lahir pada 10 April 1980. Dengan latar belakang pendidikan di bidang keislaman dan hukum, ia aktif mengembangkan pemikiran mengenai hukum keluarga Islam dan perlindungan anak.
Buku Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Perspektif Kompilasi Hukum Islam diterbitkan oleh CV Putra Surya Santosa dengan ISBN 978-623-494-525-6 dan resmi terbit pada cetakan pertama Agustus 2026.
Lebih dari sekadar karya ilmiah, buku ini membawa pesan moral bahwa anak tidak boleh menjadi korban dari perceraian orang tuanya. Perceraian mungkin mengakhiri hubungan perkawinan, namun kasih sayang, kewajiban, dan tanggung jawab orang tua terhadap anak harus tetap terjaga demi masa depan mereka.
Dengan hadirnya buku ini, H. Eep Supriadi berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab yang tidak dapat diabaikan dan harus menjadi bagian penting dalam setiap penyelesaian persoalan keluarga pasca perceraian.
ACN/RED
