Transformasi Dakwah di Era Digital: Pendekatan Dakwah di Indonesia, Singapura, dan Malaysia

ACTUALNEWS.ID Jakarta, 18 Juni 2026 – Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara dakwah disampaikan kepada masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, diselenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Transformasi Dakwah di Era Digital: Pendekatan Dakwah di Indonesia, Singapura, dan Malaysia”, yang menghadirkan para akademisi dan praktisi dari Indonesia dan Singapura berbagi wawasan serta pengalaman dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah yang efektif.

Acara ini menghadirkan Dr. Cecep Castrawijaya, MA., MM selaku Kaprodi Magister Manajemen Dakwah memberikan opening speech yang menegaskan perlunya kolaborasi lintas disiplin untuk memperkuat peran dakwah di era transformasi digital.

Dalam sesi utama, para narasumber berbagi perspektif dari masing-masing negara. Kheftiah bte Moorin dari Singapura merupakan alumni IAIN tahun 1988-1993 seorang pendidik Alive juga penulis e-buku MSGA SG memaparkan pengalaman dakwah di lingkungan masyarakat multikultural dan tantangan membangun literasi digital yang positif. Salah satu penyebarannya adalah melalui e-book melalui platform MSGA Singapore yang diperkenalkan oleh Dr Zubaidah Zainal Abidin. Adapun singkatan dari MSGA adalah Master Shiro Global Academy yang berdiri pertama kali di Malaysia oleh Master Shiro atau Tuan Hasrul Taufiq Roslan.

Selanjutnya paparan dari Mia Marianne, Career Connector dan Bookstivator, menyoroti pentingnya menulis ebook menggunakan Artificial Intelligence. Sebagai penutup, Dr. Hamidullah Mahmud, MA, Dosen FDIKOM UIN Jakarta, menjelaskan strategi pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan dakwah yang relevan dan adaptif.

Diskusi yang berlangsung interaktif ini menunjukkan bahwa transformasi dakwah tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan pola komunikasi, pendekatan konten, serta kemampuan membangun keterhubungan dengan audiens yang semakin beragam. Para peserta mendapatkan wawasan mengenai praktik-praktik terbaik dalam dakwah digital yang diterapkan di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara akademisi, praktisi, dan komunitas dakwah dalam mengembangkan strategi komunikasi yang inovatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Transformasi dakwah di era digital menjadi peluang besar untuk menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui media yang dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.*/ACN/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles