Renee Partina Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Timur Tengah dan Bangun Generasi Digital Masa Depan Bersama Beprokids

ACTUALNEWS.ID Jakarta, — CEO PT AVR Performa, Renee Partina, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia agar mampu memperluas pasar hingga ke kawasan Timur Tengah.

Melalui kolaborasi bersama Budayantara Digital Network lewat program “Beprokids”, Renee menghadirkan gerakan pembelajaran digital ke sekolah-sekolah sebagai upaya menciptakan generasi digital masa depan Indonesia yang siap menghadapi perkembangan teknologi global.

Selain aktif di dunia bisnis dan perdagangan internasional, Renee kini juga terlibat dalam program bersama Budayantara TV melalui produksi Podcast PROSES (Profesional Sukses) yang mengangkat inspirasi, edukasi, dan perjalanan para profesional Indonesia.

Saat ditemui di sela-sela produksi Podcast PROSES di Studio Budayantara Jakarta, Rabu (20/5/2026).Renee menyampaikan bahwa potensi produk lokal Indonesia memiliki daya saing yang sangat tinggi di pasar internasional, khususnya negara-negara Gulf seperti Arab Saudi, Qatar, Oman, Kuwait, Bahrain, hingga Uni Emirat Arab.

Menurut Renee, selama kurang lebih tiga tahun terakhir dirinya aktif terlibat dalam hubungan bilateral dan pengembangan perdagangan internasional. Dalam dua tahun terakhir, fokus kegiatannya semakin intens melalui peran di Kamar Dagang dan Industri Indonesia dalam mendukung pengembangan ekspor nasional.

“Produk Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik dan mampu bersaing di pasar global. Tantangannya sekarang adalah bagaimana memperkuat regulasi ekspor, sistem kepabeanan, serta rantai distribusi agar produk kita memiliki identitas yang kuat di pasar internasional,” ujar Renee.

Selain memimpin PT AVR Performa, Renee juga aktif di bidang pendidikan digital dan event organizer. Melalui berbagai program edukasi digital, ia ingin membantu menciptakan generasi muda Indonesia yang siap menghadapi era kecerdasan buatan (AI), teknologi, dan digitalisasi global.

Di sisi lain, Renee juga membangun jaringan perdagangan internasional melalui kerja sama bilateral dengan sejumlah negara Timur Tengah. Fokus utamanya mencakup penguatan perdagangan, pendidikan digital, serta pengembangan UMKM agar lebih kompetitif di pasar global.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mempertemukan buyer dari kawasan Timur Tengah dengan pelaku UMKM Indonesia. Beberapa produk unggulan nasional seperti kopi, crude palm oil (CPO), dan briket disebut menjadi komoditas yang cukup diminati pasar Gulf.

Tak hanya itu, Renee turut menyoroti besarnya potensi gaharu Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar internasional. Menurutnya, produk premium asal Indonesia tersebut sangat diminati negara-negara Arab karena kualitas dan nilai prestisenya.

“Gaharu Indonesia memiliki potensi luar biasa, mulai dari Kalimantan hingga Merauke. Namun sayangnya, banyak produk kita diekspor ulang melalui negara lain sehingga identitas Indonesia belum dikenal secara maksimal,” ungkapnya.

Melalui program Beprokids, Renee juga mengajak generasi muda untuk mulai memahami dunia teknologi, dan pendidikan digital secara lebih serius. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam bisnis maupun pendidikan membutuhkan proses panjang, konsistensi, serta kesiapan menghadapi dinamika ekonomi global.

Ke depan, Renee berharap semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu naik kelas dan menembus pasar internasional melalui dukungan pembelajaran berkelanjutan, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital secara optimal.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di pasar global. Yang dibutuhkan adalah kolaborasi, edukasi, dan keberanian untuk terus berkembang,” tutup Renee.ACN/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles