Monday, January 12, 2026

Rais Laskar Suku Betawi David Darmawan: Ketidakadilan Masih Dirasakan Masyarakat Adat Suku Betawi

ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Masyarakat adat Suku Betawi, penduduk asli Kota Jakarta, masih merasakan ketidakadilan terhadap diri mereka. APBD DKI Jakarta yang begitu besar tak menyentuh kehidupan mereka ke arah perubahan hidup.

Ibarat lirik lagu pada sinetron “Si Doel Anak Betawi”: ‘anak Betawi ketinggalan jaman, katenye…jangan bikin die sakit hari’.

Keprihatinan itu terungkap dalam Diskusi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Daerah RI dan Gerakan Kebangsaan Indonesia di Jakarta, pada Senin (14/3/2022).

Ketua DPD RI LA Nyalla Mattalitti yang membuka diskusi ini mengatakan banyak masalah nasional muncul akibat negara dikuasai oligarki, yakni segelintir orang kaya dan penguasa yang menguasai mayoritas ekonomi dan kekayaan alam bangsa.

Selain oligarki kekuasaan, hegemoni partai politik sejak reformasi di Indonesia membuat banyak masalah tak diselesaikan. Partai politik lewat anggotanya yang duduk di legislatif menjadi begitu berkuasa dan penentu kehidupan bangsa, antara lain lewat kebijakan yang tidak pro-rakyat.

Tata kelola negara yang tidak efektif itu ikut menimpa nasib masyarakat asli atau masyarakat adat, seperti kaum Betawi di Kota Jakarta.

Rais Laskar Suku Betawi, David Darmawan, yang hadir dalam hajatan bertajuk “Mencari Solusi Permasalah Negara dan Bangsa” itu, membenarkan situasi itu.

Menurut David, Pemprov DKI Jakarta tak cukup memperhatikan masyarakat adat Betawi. Gubernur Anies Baswedan pun tak pernah mau melakukan Isla dengan Bamus Betawi. “APBD DKI Jakarta yang begitu besar, justru tak dirasa kontribusinya pada masyarakat asli Betawi,” ujar David penuh prihatin.

“Saya ingin suara aspiratif saya didengar Dewan Perwakilan Daerah. Kami inginkan perubahan yang positif, inovatif, inklusif. Kami belajar dengan DPD RI untuk membuat perubahan masyarakat asli Betawi. Selama ini masyarakat adat tidak punya suara di negeri ini. Padahal kita yang berjuang, luar biasa. Sekarang, bersama Jawa Barat dan Banten, kami bicarakan otonomi khusus 3 provinsi. Kami belajar bersama DPD RI,” tutur David.

David Darmawan diundang dalam diskusi itu untuk terlibat membicarakan masalah bangsa. “Selaku Rais Betawi, saya bangga diundang Pak La Nyalla, Ketua DPD RI. Ini memperlihatkan kepedulian DPD terhadap masyarakat adat, khusus orang suku Betawi.

Perlakuan tidak adil terhadap masyarakat asli hampir dirasakan di semua daerah. Walau ada banyak terobosan, namun akar masalahnya tak pernah dicabut. Mereka menjadi bagian dari penduduk yang dimarjinalkan terus-menerus.

ACN/Indah/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles