ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Budaya literasi di Indonesia masih rendah,belum membudaya dan belum mendarah daging di kalangan masyarakat hal ini telah menjadi masalah nasional.
Berdasarkan survey Programme for Internasional Students ASSESMENT (PISA) tahun 2018 menunjukan Indonesia berada di peringkat 74 dari 79 negara peserta PISA.
Banyak faktor yang menjadi penyebab rendahnya literasi numerasi peserta didik Indonesia. Salah satu faktor penyebab adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru masih kurang mendorong pengembangan literasi siswa serta penilaian masih mengikuti pola lama dengan membuat soal yang hanya menanyakan kognitif siswa pada konten materi saja.
Melihat situasi yang terjadi diperlukan upgrading kompetensi guru dalam pengembangan ASSESMENT berbasis literasi numerasi melalui pengembangan bimbingan dan pelatihan kepada guru.
Beranjak dari situasi tersebut UNIVERSITA NEGERI JAKARTA (UNJ) sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang konsen dalam pengembangan pendidikan memiliki peran yang strategis untuk dapat menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) sehingga diharapkan dapat menjadi jalur pembinaan yang efektif dalam pengembangan kompetensi guru sejalan dengan perkembangan teknologi di abad modern ini.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh UNJ adalah dengan memberikan pendampingan dan pelatihan mengembangkan desain ASSESMENT berbasis literasi nunerasi kepada guru-guru sekolah dasar di desa Cisaat kabupaten Subang Jawa Barat.
Sebulan lalu (11/8/22 -13/8/22) bertempat di SD negeri Cisaat.
Kegiatan pendampingan ini diketuai oleh Sujarwo,M.Pd selaku dosen UNJ bersama mahasiswa lainnya sebagai bentuk kuliah kerja nyata di desa Cisaat kabupaten Subang Jawa Barat yang juga merupakan desa binaan Universitas Negeri Jakarta.
Dalam keterangannya Sujarwo,M.Pd sebagai ketua pelaksana pelatihan mengatakan “Kegiatan pendampingan dan pelatihan kepada guru dalam rangka pengembangan ASSESMENT berbasis literasi numerasi menjadi penting mengingat keterampilan literasi merupakan salah satu kompetensi yang dibutuhkan di abad ini,Terlebih Cisaat merupakan desa binaan UNJ termasuk sekolah yang ada di dalamnya,sehingga kegiatan-kegiatan sejenis yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru akan terus dilakukan sebagai bagian dari TRI DHARMA perguruan tinggi”.
Pada kesempatan yang sama guru-guru Sekolah Dasar Cisaat sangat menyambut baik dan sangat antusias dengan adanya kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi yang dilaksanakan UNJ ini para guru sangat berharap kegiatan sejenis dapat terus dilakukan secara berkelanjutan (NM)
ACN/RED
