Setu-Paingan & Wedaran 4 (25 April 2026) digelar kembali oleh SLA

ACTUALNEWS.ID Jakarta – Dalam semangat kebangkitan nilai-nilai luhur Nusantara, Toni Junus Kanjeng NGung selaku sesepuh Sastrajendra Living Academy (SLA) berinisiatif menghadirkan sebuah Ruang Publik Spiritual yang berlokasi di Jl. Wadas Raya 7A, Pitara–Pancoran Mas, Depok Baru.

Ruang ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan sebuah sanggar rasa dan kesadaran, wadah silaturahmi lintas penghayat spiritual—baik pribadi maupun komunitas, termasuk paguyuban dan jejaring grup Facebook dan grup WhatsApp. Tujuannya adalah menghidupkan kembali Kebangkitan Budaya Spiritual Nusantara, yakni kesadaran untuk kembali pada jati diri sejati manusia: selaras dengan alam, sesama, dan Sang Sumber Kehidupan.

Acara bertajuk Setu-Paingan akan diselenggarakan pada:

Sabtu, 25 April 2026
Pukul 13.00 – 18.00 WIB

Dalam khazanah spiritual Jawa, Setu-Paingan memiliki daya tersendiri sebagai momentum olah batin—perpaduan waktu yang diyakini menguatkan energi pembersihan diri, peneguhan niat, dan penyelarasan rasa. Inilah yang menjadikannya relevan sebagai bentuk nyata (implementasi) kebangkitan budaya spiritual: bukan sekadar wacana, tetapi laku.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pembukaan oleh Romo Ajik Dewa Suratnaya, dilanjutkan dengan ceramah dan pencerahan spiritual oleh:

  • Ki Sunarto (Metafisika)
  • Madame Louisa (Rumah Aura)

Sebagai pembuka olah rasa dan kesadaran, akan dipandu:
Gerak Wirasajendra oleh Nyi Anggrek
Meditasi Panyuwunan serta prosesi Pageni/Jamasan bersama Anggoro Andi Saputra

Acara akan dilanjutkan dengan “Wedaran ke-4 Sastrajendra Hayuningrat Pangruwating Diyu” hingga esok harinya, termasuk meditasi surya.

Wedaran Sastrajendra bukan sekadar penyampaian ajaran, melainkan pembukaan pemahaman rasa sejati—sebuah tuntunan untuk mengenali hakikat diri, membersihkan lapisan batin, serta membangun kesadaran akan hubungan manusia dengan jagad raya. Dalam ajaran ini, manusia diajak tidak hanya “mengetahui”, tetapi mengalami dan menyadari.

Melalui Sastrajendra Living Academy (SLA), ajaran ini dihidupkan dalam bentuk laku yang aplikatif—menggabungkan tradisi, rasa, dan kesadaran modern—sehingga dapat dipahami dan dijalani oleh siapa pun yang terpanggil sebagai pencari hakikat.

Bagi para peminat Wedaran, diharapkan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu kepada panitia melalui nomor: 085229517359.

Sebagai peneguh makna, Toni Junus Kanjeng Nggung menyampaikan sebuah pitutur:

“Urip iku ora mung kanggo urip, nanging kanggo ngerti sapa sing nguripi. Nalika manungsa bali marang rasa sejati, ing kono budaya lan cahya bakal sumurup langgeng.”

(Hidup bukan sekadar menjalani, melainkan memahami siapa yang menghidupkan. Saat manusia kembali pada rasa sejati, di situlah budaya dan cahaya akan bangkit dan menyala abadi.)

Mari hadir, menyatu dalam rasa, dan menyalakan kembali cahaya spiritual Nusantara.ACN/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles