Monday, March 16, 2026

Mengurai Semarak Hari Kemerdekaan Pasca Pandemik, Masih Sepi Pemasangan Atribut

ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Biasanya 2 tahun yang yang lalu setiap memperingati hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus masyarakat Indonesia sangat antusias mempersiapkan acara sakral bagi bangsa indonesia.

Namun 2 tahun kedepan ini kemeriahan memperingati hari jadi Negara Kesatuan Republik Indonsia tidak semarak seperti tahun tahun belakangan, pemasangan bendera merah putih, umbul-umbul dan gambar-gambar kepatriotan belum juga menampakan dirinya.

Memang dipasca pandemik, dimana nagara sedang berjuang melapaskan diri dari virus corana-19 hampir 2 tahun, tampak negara dan masyarakat terasa kelelahan.

Pantaun media biasanya sejak tanggal 1Agustus sadah mulai tampak aroma kemeriahhan kemerdekaan melalui, tulisan, slogan, gambar patriot dan pemasangan bendera di sepanjang jalan nasional di prov DKI Jakarta.

Tak luput juga gedung-gedung pencakar langit, perkantoran, ruko, pasar, mall dan tempat destinasi lainya ikut turut meyemarakan suasana kemerdekaan.

Sampai berita ini diturunkan pantauan kemeriahan semarak menyambut hari kemerdakaan tampak lenggak. hanya baru beberapa titik dipemukiman warga yang sudah memasang alat-alat peraga atau simbol kemerdakaan.

Seperti yang dikatakan Devi(35), warga Semper Barat, Kec Cilincing, Jakarta Utara. Dia menceritakan, biasanya setiap tahun warga disini selalu aktif memasang bendera berserta umbul-umbul. Tapi saat pandemik ini sepertinya antusias warga berkurang.

“Boro-boro memasang atribut kemerdakaan, rata-rata warga masih berjuang melawan virus corona,” tuturnya, Minggu,1/8/2021.

Devi juga memberikan alasan, bukan warga tidak mau menyemarakan hari kemerdekaan, yang terpenting ikut serta membatu pemerintah soal melaksanakan/menerapkan protokol kesehatan diwarga juga salah satu bentuk perjuangan semangat kemerdekaan saat ini.

“Menyiarkan pentingnya melakukan Prokes diwarga juga bentuk semangat perjuangan,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan Firmansyah(48), warga Kebon Melati, Kec Tanah Abang Jakarta Pusat, Memang pandemik ini meninggalkan runtuhnya perekonomian warga, dulu warga bisa menyisihkan uangnya untuk membantu warga sekitar membuat kegiatan acara 17 Agustusan seperti, tarik tambang, panjat pinang, melukis anak, lomba balab karung, makan kerupuk dan lain lain. Sekarang buat uang kas rt saja warga tidak mampu. Jadi apa boleh buat, untuk masang/beli bendera saja tidak sepenuhnya sanggup. ya harus dimaklumi lah.

“Uang kas bulanan Rt tidak cukup membantu warga yang terpapar covid, lom lagi yang isolasi mandiri. kan pengurus membantu warga. jadi kalau tidak samarak di hari kemerdekaan ini harap dimaklumlah,” ujarnya.

pada dasarnya warga masih berkutat di pandemik, kedua warga baik Devi dan Firman sama sama mengerti situasi kesehatan dan ekonomi warga.

Tim/Rbt/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles