Monday, February 16, 2026

Korban Kebakaran Di Kel. Wijayakusma Membawa Pesan Walikota Jakarta Barat, Begini Kata GPM Dan Babinkamtibmas

ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Korban kebakaran dikelurahan wijayakusuma, Rt 06, Rw 06, jalan merpati I, Grogol Petamburan Jakarta barat yang melalap 2 rumah dan 11 kontrakan pada jumat (26/8/2022) mendapatkan pesan kemanusian dari saran Walikota Jakarta Barat, Yani Purwoko.

Sebelumya, dari hasil informasi yang dihimpun dilapangan, kebakaran diduga oleh korsleting listrik.
“Diguda dari korsleting listrik pada fiting lampu lantai 2 salah satu rumah,” ungkap Joko Susilo, Kepala Sektor Tambora Sudin Gulkarmat, Jakarta Barat.

Dimana menurut Joko api menyambar dengan cepat, kemudian merambat kebangunan sekitarnya hingga mencakup pemukiman seluas 180 meter persegi.

Menanggapi kebakaran ini, Tatang. S, Ketua GPM (Gerrkan Pemuda Marhaenis) Kota Jakarta Barat mengihimbau pada pemilik rumah dan kos-kosan kedepannya untuk membangun agar memperhatikan bentuk bangunannya, jjangan sampai membuat rumah atau kos-kosannya membentuk seperti benteng dengan membuat jeruji besi yang berlebihan.
Ia mencontohkan seperti yang di tambora, jangan sampai terjadi kebakaran memakan korban.

“Bila dibangun jangan pasang jeruji besi untuk pengamanan berlebihan. Sebab bila terjadi kebakaran tidak memakan korban seperti di Tambora,” papar Tatang, Sabtu, 27/8/2022 di bilangan Grogol Petamburan.

Tatang juga menyarankan agar aparat terkait dapat mengingatkan apa yang di intruksikan oleh walikota jakarta barat, terkait pemasangan jeruji besi yang berlebihan.

“Pesan walikota itu patut kita jalankan, sebab ini faktor kemanusiaan. Jadi bila membangun jangan pasang jeruji besi berlebihan meski alasan faktor keamanan,” pinta tatang.

Hal senada juga dikatakan Babinkamtibmas Kelurahan Wijayakuma, AIPTU Imran, ia menuturkan saran atau intruksi Walikota Jakarta Barat terkait pemasangan jeruji besi bagi bangunan harus diterapkan karena faktor kemanusiaan sebab bisa meminimalisir korban kematian bila terjadi kebakaran.

“Faktor keselamatan manusia di utamakan, jadi warga harus menjalankan atensi walikota. Membangun boleh saja tapi faktor keselamatan di utamakan,” tutup Imran saat ditemukan dilapangan.

Perlu diketahui, korban kebakaran menghanguskan 4 rumah warga dan 21 KK, 63 Jiwa serta mamakan kerugian sekitar empat ratusan juta.

ACN/Tim,Rbt/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles