ACTUALNEWS.ID, Jakarta—Universitas Nias akhir-akhir ini gaduh dan menimbulkan kontroversial ditengah masyarakat.
Pemasangan papan nama yang salah Falkultas Ekonomi yang seharusnya Fakultas Ekonomi, mungkin bagi sebagian orang ini dianggap sepele namun akibatnya bisa fatal dikemudian hari dan dianggap institusi pendidikan yang tidak profesional dan teliti.
Aktivis Edizaro Lase mengatakan hal-hal yang sepele aja kurang tepat dan salah, apalagi terkait hal-hal besar yang membutuhkan pemikiran dan tenaga yang besar pula.
“Desakan pencopotan PJ. Rektor Unias Eliyunus Waruwu yang menggema belakangan ini merupakan desakan yang tepat guna menyelamatkan nama baik Unias. Desakan ini juga sebagai rasa cinta masyarakat terhadap dunia pendidikan dan Unias, ujarnya di Jakarta, Selasa (13/9/2022).
Kemudian terkait kegiatan ospek mahasiswa baru juga menimbulkan kegaduhan publik menuai pro dan kontra. Dinilai aksi mahasiswa yang goyang paragoy tidak seharusnya ditampilkan di panggung pendidikan, goyangan semacam itu sangat bertentangan dengan estetika kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat selain nilai-nilai keagamaan.
Mestinya, institusi pendidikan tidak boleh menjadi polemik hal-hal remeh melainkan menjadi panggung kontestasi gagasan, pemikiran, sains dan teknologi dan riset.
Jika panggung pendidikan tampilannya adalah goyang paragoy, dikhawatirkan kedepannya sumber daya manusia yang dihasilkan pun menjadi pekerja-pekerja bar dan diskotik, kecamnya.
ACN/RED
