Tuesday, March 17, 2026

Kick Off Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Bupati Jeneponto Dorong Gerakan “1 OPD 1 Inovasi”

ACTUALNEWS.ID Jeneponto, 16 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jeneponto bekerja sama dengan Pattiro Jeka melaksanakan Kick Off Kompetisi Inovasi Daerah (KIND) Tahun 2026, Senin (16/3).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi di lingkungan pemerintahan daerah, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa, hingga unit pelayanan seperti UPT Puskesmas dan UPT Pendidikan.

Bupati Jeneponto dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci penting dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, khususnya di tengah kondisi pengurangan dana transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah daerah untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan adanya pengurangan dana transfer keuangan daerah, maka seluruh OPD harus mampu menghasilkan inovasi. Walaupun dengan keterbatasan anggaran, pelayanan kepada masyarakat harus tetap maksimal,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan agar setiap OPD mampu menghadirkan minimal satu inovasi yang dapat menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada di daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, Dr. H. Alfian Afandy Syam, ST., MT., Ph.D, menyampaikan kepada Humas melalui pesan WhatsApp bahwa pelaksanaan Kompetisi Inovasi Daerah merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam membangun budaya inovasi di lingkungan birokrasi.

Menurutnya, melalui kompetisi ini diharapkan seluruh perangkat daerah dan unit pelayanan publik dapat melahirkan berbagai terobosan baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kompetisi Inovasi Daerah ini menjadi wadah untuk mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih kreatif dan inovatif dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan di daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Tim Pendamping Inovasi Daerah Kabupaten Jeneponto, Rahman Ramlan, memaparkan capaian inovasi daerah Kabupaten Jeneponto pada tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jeneponto berhasil mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan peningkatan Indeks Inovasi Daerah tertinggi di Indonesia.

Capaian tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2025, dimana Kabupaten Jeneponto berhasil melompat dari kategori daerah kurang inovatif menjadi daerah inovatif dengan total 14 inovasi yang diajukan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi mampu membawa perubahan besar bagi daerah. Dengan hanya 14 inovasi, Jeneponto berhasil naik dari daerah kurang inovatif menjadi daerah inovatif,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Jeneponto menargetkan peningkatan status menjadi daerah sangat inovatif, dengan syarat seluruh OPD mampu melahirkan minimal satu inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Rahman Ramlan menilai Jeneponto memiliki potensi besar untuk meraih predikat tersebut, terlebih dengan telah diterbitkannya surat edaran Bupati terkait gerakan “1 OPD 1 Inovasi”.
“Jika seluruh OPD mampu melaksanakan kebijakan ini dengan baik, maka peluang Jeneponto untuk meraih predikat daerah sangat inovatif sangat terbuka,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Kick Off Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap akan lahir berbagai inovasi yang mampu mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Humas Pemerintah Kabupaten Jeneponto bahagia (Asriel).

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles