ACTUALNEWS.ID, Jakarta ,- Ketua DPW Jawa Barat Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM, (Ketua DPW GARPU Jabar) Heikal Safar, SH menghadiri Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa (HC) Ketum DPP Partai Nasdem Surya Darma Paloh dari Universitas Brawijaya, di Kota Malang Jawa Timur, Senin (25/7/2022).
Dihadiri pula oleh Mantan Wakil Presiden H. Muhammad Jusuf Kalla, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Mantan Jaksa Agung Prasetyo, Mantan Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Perdagangan Enggar Lukito, Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustofa, Ketua Umum DPP GARPU (Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM) Pietra Paloh, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH, Ketua Komisi 7 DPR RI Sugeng Parwoto dan para petinggi pengurus DPP Partai Nasdem lainnya.
Dalam kesempatan itu Ketua DPW GARPU Jawa Barat, Heikal Safar, SH mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Partai Nasdem, Bapak Surya Dharma Paloh atas penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (HC) tersebut.
Disamping itu Heikal Safar SH juga sangat bangga kepada Ketua Umum Partai Nasdem, Bapak Surya Dharma Paloh, ketika menyampaikan orasi ilmiah promovendus. Yang begitu tegas, jelas dan gamblang.
dihadapan para pengujinya Guru Besar dan ribuan tamu undangan kehormatan Universitas Brawijaya lainnya.
“Saya sebagai kader partai Nasdem sangat bangga dan rasa haru pada Ketua Umum Partai Nasdem, Bapak Surya Dharma Paloh yang telah sukses dalam kancah dunia politik dalam mendedikasikan dan mengabdikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia tercinta, NKRI Harga Mati,” ujar Ketua DPW GARPU Jawa Barat, Heikal Safar, SH kepada sejumlah awak media massa di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (25/7/2022).
Selanjutnya Ketua DPW Garpu Jawa Barat Heikal Safar, SH mengutip orasi ilmiah yang disampaikan Doktor (HC) Surya Paloh bahwa Indonesia dalam kurun waktu tinggal 2 tahun lagi, akan segera menghadapi pesta demokrasi periode lima tahunan yakni Pemilu serentak tahun 2024 mendatang.
Lanjutnya Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan suatu keharusan sebagai wujud dari praktik demokrasi elektoral, sehingga semua pihak di seluruh Indonesia telah sepakat bahwa Pemilu adalah satu-satunya Instrumen peralihan kekuasaan yang sah dalam sistem negara demokrasi.
Lanjut Heikal Safar mengutip pernyataan Ketum Partai Nasdem Doktor Honoris Causa (HC) bapak Surya Paloh bahwa persoalannya adalah dalam satu dasawarsa terakhir ini kita melihat hadirnya proses politik yang rawan akan menimbulkan kerusakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lanjutnya dengan adanya pembicaraan di masyarakat yang terus berkembang di seluruh tanah air hingga saat ini adalah persoalan praktik politik identitas dan adanya yang terasa kebablasan dalam praktik politik kekuasaan.
“kita semua pihak seperti merasa sah untuk melakukan segala cara dalam memenangkan ruang kontestasi tersebut. Padahal kontestasi semestinya bersandar penuh pada kesadaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan dalam NKRI,”ungkap Politisi Nasdem Heikal Safar SH.
Lebih lanjut Ketua DPW Garpu Jawa Barat Heikal Safar, SH sangat mendukung orasi ilmiah yang disampaikan Ketum Partai Nasdem Doktor Honoris Causa (HC) bapak Surya Paloh dalam memandang adanya persoalan praktik politik identitas yang baik dan buruk.
Maka Ketum DPP Partai Nasdem Surya Paloh sangat mendukung praktik politik identitas tentunya yang baik dengan memunculkan kekhasan identitasnya dari suatu kelompok politik.
Lanjut Heikal Safar SH, bahwa politik identitas menjadi good ketika dia menjadi ciri dari sebuah partai politik atau kelompok politik. Namun tidak membuat dirinya eksklusif dan tak mau mengenal yang lainnya.
“Adanya praktik politik identitas, apabila dianggap berujung pada perpecahan bangsa lebih baik pemilihan umum (Pemilu) tak perlu digelar, sebaliknya apabila politik identitas telah mampu bersikap inklusif pemilu wajib digelar,” pungkasnya.
Editor : (san)
ACN/RED
