ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Pengamat Sosial Politik Cinta Negara Indonesia (Sospol CNI) Heru Cipto Nugroho disapa Heru CN berpendapat bahwa usai diminta Pendapat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru semakin menambah popularitas namanya dikancah politik nasional sebagai Calon Presiden RI pada pilpres 2024 nanti.
“Setelah saya amati menemukan di beberapa media massa tentang berita usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dimintai pendapat selama 11 jam oleh KPK terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam gelaran Formula E. Kenyataannya Gubernur Anies Baswedan keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 20.25WIB hanya diminta klarifikasi oleh KPK.,”
“Demikian dikatakan Heru Cipto Nugroho saat diwawancarai sejumlah awak media massa di Kantornya Tebet Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2022).
Lebih lanjut Heru CN menjelaskan ternyata kasus Formula E ini masih dalam tahap LIDIK, kalau di kepolisian ,adalah tahap pengumpulan keterangan untuk mencari kejelasan terhadap pemenuhan unsur-unsur pidana pada perkara yang dilaporkan.
“Waduh sudah hebooh beritanya, saya pikir
kasus dugaan korupsi Formula E ini sudah tahap SIDIK.Artinya sudah ditemukan unsur pidananya ternyata baru pemanggilan para saksi untuk menggali lebih dalam guna kepentingan menemukan sosok tersangka.”ungkapnya.
Lanjut Heru CN apalagi dalam keterangan jumpa pers tidak salah kalau sebelumnya Anies menyatakan “diundang” oleh KPK untuk memberikan keterangan, karena memang pada tahap lidik atau penyelidikan, seluruh saksi diundang untuk memberikan klarifikasi.
“Nah undangan klarifikasi ini bisa ditolak walaupun sudah 3 kali diundang dan ketiganya ditolak, polisi tidak akan atau tidak bisa melakukan menjemputan paksa. Lah wong namanya diundang, ya kalau tidak mau datang ya tidak bisa dipaksa ya kan,” ujar Heru CN.
Lanjut Heru CN sehingga dari hasil pemanggilan Anies Baswedan oleh KPK tersebut menambah dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Anies Baswedan sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024 nanti.
“Saya yakin masyarakat diseluruh Indonesia semakin cerdas memilih pemimpin nasional masa depan Indonesia agar lebih maju dan sejahtera,”
Selanjutnya Heru CN berharap kepada KPK mudah- mudahan pada Gubernur Anies Baswedan terkait diminta keterangan ini, bukan unsur Politis dan seharusnya KPK juga memintai keterangan pada berbagai event- event besar nasional lainya.
“Sehingga masyarakat di seluruh Indonesia tidak menilai KPK tebang pilih,”pungkas Heru CN.
Editor : (cuncun/san)
ACN/RED
