Saturday, February 7, 2026

Heru Cipto Nugroho : Minta Pemerintah  Dengarkan Aspirasi Suara Rakyat Agar Kegaduhan Tidak Berlarut Larut

ACTUALNEWS.ID, Jakarta,- Pengamat Sosial Politik Cinta Negara Indonesia ( CNI ) Heru Cipto Nugroho meminta pemerintahan Jokowi mendengarkan dan melaksanakan tuntutan aksi demo mahasiswa seluruh Indonesia, pada hari Senin tanggal  11 April 2022.

“Suara mahasiswa itu identik dengan suara hati nurani rakyat dan tuntutannya juga logik tidak neko- neko, tinggal pemerintah mau terima atau tidak..!!”, tegas Heru Cipto Nugroho ketika di minta pendapatnya oleh sejumlah awak media massa di Tebet  Jakarta Selatan.

Menurut Heru Cipto Nugroho biasa disapa Heru CN alias Heru Kumis bahwa kuncinya ada di Presiden Jokowi ada kemauan serius atau tidak untuk  melaksanakan tuntutan dari ribuan mahasiswa, jika tidak ingin masalah ini berlarut larut.

Lanjut Heru CN tuntutan penolakan penundaan Pemilu dan tolak jabatan presiden 3 periode itu sangat taat dan seduai dengan Konstitusi.  

Kemudian kata Heru CN menurunkan atau Menstabilkan harga sembako termasuk minyak goreng hingga tolak rencana kenaiakan BBM dan LPG secara  bertahap juga wajar.

“Ingat selama kepemimpinan Jokowi, tahun ini rakyat menjerit akibat naiknya harga sembako yang tidak terkendali, apalagi minyak goreng. Ini belum Pertalite dan LPG 3 kg jika naik ,” ungkap Heru CN.

Lebih lanjut Heru CN juga mendukung  tuntutan  mahasiswa agar Presiden  Jokowi mencopot para Menteri pembantunya yang selama ini sering berbicara di luar konteknya. 

Sehingga membuat gaduh seluruh rakyat Indonesia, maka menterinya yang harus dicopot karena sering mewacanakan tentang  penundaan pemilu atau perpanjangan jabatan presiden.

“Ada -ada saja bikin resah, Menteri pembantu Presiden, bukannya bicara solusi perbaikan ekonomi rakyat dan stabilkan harga sembako, malah ngomong penundaan Pemilu. Inilah yang bikin rakyat kecewa berat menyebabkan demo besar-besaran Mahasiswa”, tegas Heru CN.

Selanjutnya Heru Cipto Nugroho sebagai pengamat Sispol CNI, mengatakan agar tensi aksi demo mahasiswa menurun. Tentunya diharapkan paling tidak Presiden Jokowi berani mencopot para Menteri pembantunya yang terkesan oleh publik punya visi misi pribadi. Misalnya. Menko Marves LBP,  Kepala BPKM Bahlil, dan Mendag Lutfi.

Lanjut Heru CN memang Presiden  punya hak prerogratif terkait ada tidaknya penggantian para menteri pembantunya, tapi kan rakyat dan mahasiswa juga tidak bodoh. Mereka sangat cerdas punya penilaian yang rasional , Netral  dan tidak tersandera muatan politis.

“Ingat segala pecintraan dan politik lempar batu sembunyi tangan yang dilakukannya selama ini, kini sudah jelas terbaca,  

Jangan coba-coba lagi Bohongi hati nurani Rakyat apalagi Mahasiswa,” pungkasnya 

ACN/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles