ACTUALNEWS.ID Jeneponto, 10 April 2026 — Kondisi gagal panen di sejumlah wilayah Kabupaten Jeneponto kian memprihatinkan. Situasi ini terjadi di tengah gencarnya program ketahanan pangan yang terus digaungkan oleh pemerintah pusat.
Laporan dari masyarakat menyebutkan, dampak gagal panen mulai meluas di berbagai kecamatan. Salah satu yang paling terdampak adalah Desa Magepong, Kecamatan Turatea. Selain itu, kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Batang, yang menunjukkan bahwa persoalan ini bukan kasus terisolasi, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian daerah.
Warga mengungkapkan kekhawatiran bahwa jika tidak segera ditangani, gagal panen ini dapat berdampak pada menurunnya pendapatan petani, meningkatnya kerawanan pangan, serta melemahnya perekonomian lokal.
“Situasi ini sangat memprihatinkan. Di saat ketahanan pangan menjadi fokus nasional, justru petani di daerah kami menghadapi ancaman gagal panen yang semakin meluas,” ungkap salah satu warga.
Masyarakat pun berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian Republik Indonesia, untuk segera turun langsung ke lokasi guna melakukan peninjauan, identifikasi penyebab, serta memberikan solusi konkret bagi para petani terdampak.

Langkah cepat dan tepat dinilai sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih luas, sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan di daerah.
Menindaklanjuti keluhan para Petani yang gagal panen, anggota Komisi II DPRD Kab Jeneponto Herman Kr Nai menyatakan, dapat kami simpulkan bahwa wilayah tersebut murni tadah hujan , adapun irigasi disana itupun sudah mengalami beberapa kerusakan /bocor yang menurut petani, itu memang sudah puluhan tahun sehingga tidak bisa dialiri secara maksimal,
Menurut Herman, Solusi yang paling ideal adalah pengadaan JIAT agar dapat dimanfaatkan para petani secara berkelanjutan ,
Harapan kami apabila ada program JIAT nanti di kabupaten jeneponto baik itu anggaran pusat maupun daerah untuk memprioritaskan wilayah wilayah yang memang termasuk dalam tadah hujan agar segala program bantuan tepat sasaran, Jelas Herman
“.terbukti kali ini gagal panen yang melanda diwilayah yang ada di kuakuala perbatasan Kecamatan Batang , Tarowang tembus ke pantai desa Bungeng berkisar mungkin kurleb ratusan hektar itu gagal panen,” ujarnya
Saya dan teman teman yang ada di DPRD khususnya dapil V tidak henti hentinya menyuarakan hal tersebut , Tutup Herman saat di konfirmasi awak media via whatsapp
