Gagal Panen di Kecamatan Batang, DPRD dan FPMJ Tinjau Langsung Lokasi Kekeringan

ACTUALNEWS.ID Jeneponto, Selasa 7 April 2026 — Gagal panen terjadi di wilayah Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, akibat tidak tersedianya sumber air untuk irigasi di area persawahan setempat. Kondisi ini berdampak langsung pada petani yang tidak dapat mengelola lahan secara optimal selama musim tanam bulan April.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Komisi II, Herman KR Nai, bersama Forum Pemuda Mahasiswa Jeneponto (FPMJ), turun langsung meninjau salah satu lokasi persawahan yang mengalami gagal panen. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa ketiadaan sumber air menjadi faktor utama yang menyebabkan tanaman padi tidak dapat tumbuh dengan baik hingga akhirnya mengalami kerusakan.

Herman KR Nai menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yang dialami para petani. Ia menegaskan bahwa persoalan irigasi merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Masalah utama di sini adalah tidak adanya sumber air yang memadai. Ini harus menjadi prioritas, karena menyangkut ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sementara itu, pihak FPMJ juga mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah, baik dalam bentuk pembangunan infrastruktur irigasi maupun solusi jangka pendek untuk mengatasi kekeringan yang terjadi.

Para petani berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah agar persoalan ini tidak terus berulang setiap musim tanam. Mereka juga menginginkan adanya program berkelanjutan yang dapat menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian di wilayah Kecamatan Batang.

Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis guna mengatasi krisis air di sektor pertanian, sehingga kejadian gagal panen dapat diminimalisir di masa mendatang.

Jeneponto bahagia (Asriel).

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles