JAKARTA, AN.Id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dharmaphala Nusantara periode 2025–2030 resmi dilantik pada Jumat, 27 Februari 2026, di Wisma Narada Lantai 8, Vihara Dhammacakka Jaya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi momentum konsolidasi lintas tradisi Buddhis di Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur Sangha di Indonesia, antara lain Sangha Theravada Indonesia, Sangha Mahayana Indonesia, Sangha Agung Indonesia, Sangha Theravada Dhamayut Indonesia, Sangha Bhikkhuni Theravada Indonesia, Atthasilani Theravada Indonesia, serta Sangha Vajrayana dari Majelis Umat Nyingma Indonesia. Kehadiran lintas tradisi tersebut mencerminkan semangat persatuan dan harmoni dalam keberagaman mazhab Buddhis di Tanah Air.

Sejumlah tokoh Nasional turut menghadiri pelantikan tersebut, di antaranya Dr. Bambang Patijaya, S.E., M.M., Ketua Komisi XII DPR RI; Daniel Johan, Anggota Komisi IV DPR RI; Christian Lois, S.T., Anggota DPRD Kota Tangerang; Drs. Supriyadi, M.Pd., Dirjen Bimas Buddha; Suliarna, S.Ag., M.Pd., Pembimas Buddha Provinsi DKI Jakarta; serta Mugiyanto, S.Ag., M.M., Penyelenggara Buddha Kota Jakarta Utara, beserta Ketua-Ketua Majelis Keagamaan Buddha, Organisasi kepemudaan Buddha, Aktivis Agama Buddha.
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP Dharma pala Nusantara-ABB, Kevin Wu menjelaskan bahwa DN-ABB adalah lembaga perkumpulan Aktifis Buddhis yang bergerak di bidang Pendidikan Kader, Bidang Hukum/Advokasi, Politik dan Media.
“Pengkaderanisasi untuk pemuda, Pembelaan Hukum atau Advokasi, Perpolikan dan Cyber/Madia, ke empat pilar ini harus dimiliki sebagai anggota dan pengurus,” terangnya.
AN/Rbt/AN.
