Hilangnya Tempe Dipasaran, Begini Penjelasan Lauw Siegvreda Saat Reses Seases II “Serap Aspirasi Masyarakat”

ACTUALNEWS.ID, Jakarta – Langkanya tempe dipasaran menjadi pertanyaan warga Kel Duri, Kec Tambora Jakarta Barat saat Reses Tahap Seasen II “Serap Aspirasi Masyarakat” Lauw Seigvrieda dari Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta di jln Kampung Duri Pasar Rt 002, Rw 03, Kel Duri Selatan, Kec Tambora Jakarta Barat, Jumat, 25/2/2022.

Hilangnya tempe dipasaran disebabkan tingginya harga kacang kedelai sebagai bahan beku tempe. Inilah yang menjadi banyak pertanyaan bagi warga jakarta.

Saat Lauw Siegvrieda Ketua Cabang PDI Perjuangan sidak dan langsung mendengarkan keluhan Kopti (Pengusaha Tahu Tempe) di Jakarta Barat

Untuk itu, Lauw Siegrvida sebagai anggota legislatif turun langsung mendengar sekaligus menerangkan apa yang dikeluhkan warga.

“Diketahui, tingginya harga bahan baku tempe membuat para pengusaha tempe tidak berproduksi. Ini yang membuat kosongnya tempe di jakarta,” hal ini diterangkan Seigvrieda pada peserta Reses.

Ia menjelaskan, Fraksi PDI Perjuangan telah mengajukan sekaligus mengusulkan pada DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan agar mencari solusi dan meminta pada Bulog agar segera mengstabilkan harga kacang kedelai yang melonjak.

“Kami, (Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta) sudah bertindak dengan cepat, mengajukan agar harga kacang kedelai bisa stabilkan pada DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan seminggu yang lalu, sekalian meminta Bulog Jakarta bisa mencari solusi terhadap tingginya harga kedelai,” terang Ketua DPC PDI Perjuang Kota Jakarta Barat.

Dikatakannya, sebelumnya DPC PDI Perjuangan Jakarta Barat sudah menerima keluhan para pengusaha tempe bulan lalu.

“Keluhan mereka (para pengusaha tempe) sudah kami teruskan pada fraksi pdi perjuangan dki jakarta, sekarangpun pdi perjuangan terus memperjuangkan agar harga kacang kedelai segera turun. “Kalau perlu ada subsidi dari pemerintah pusat,”.

Seigvrieda menambahkan, keinginan warga jakarta untuk menghadirkan tempe dipasaran sudah dipikirkan sehingga dalam waktu dekat tempe bisa terlihat di pasaran dengan harga terjangkau.

“PDI Perjuangan selalu peka akan keluhan warga, apalagi tempe menjadi kebutuhan pokok sehari-hari rakyat,” tambahnya kembali.

Perlu diketahui Reses Anggota DPRD Jakarta Lauw Siegvrieda yang berasal dari Dapil Kec Kaliders, Kec Cengkareng dan Kec Tambora selalu dihadiri ratusan warga dan banyak pertanyaan keluhan serta keinginan warga dijawab dengan lugas secara sempurna.

ACN/Rbt/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles