GPM DIY Panaskan Mesin : Dari Prambanan Tetapkan 18 Oktober 2026 sebagai Hari Pelaksanaan Konferda

ACTUALNEWS.ID PRAMBANAN, 17 September 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dari DIY menggelar rapat terbatas pada Kamis, 17 September 2026, di Perumahan Joglo Indah, Prambanan.

Rapat tersebut diikuti oleh Ketua DPD GPM DIY Riyanto Kuncoro, Sekretaris DPD Antonius Fokki Ardiyanto, Bendahara DPD Yuli Prasetyo, serta unsur Pembina DPP GPM, Bambang Setyo Martono dan Sunartijono. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi dan HAM DPP GPM Edy Susanto berhalangan hadir.

Rapat terbatas tersebut secara khusus membahas persiapan konsolidasi organisasi dan agenda Konferensi Daerah (Konferda) GPM DIY sebagai forum organisasi untuk melakukan evaluasi, konsolidasi serta menyusun kepengurusan DPD GPM DIY ke depan.

Dalam rapat disepakati bahwa setelah pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) DPC GPM Kabupaten Kulonprogo selesai pada akhir September 2026, GPM DIY akan melaksanakan Konferda pada tanggal 18 Oktober 2026.

Konferda GPM DIY nantinya akan diikuti oleh unsur DPP GPM, DPD GPM DIY, utusan dari seluruh DPC GPM, calon pengurus DPD GPM DIY, serta tamu undangan dan peninjau lainnya.

Ketua DPD GPM DIY Riyanto Kuncoro menegaskan bahwa Konferda bukan sekadar agenda pergantian atau penyusunan kepengurusan, tetapi menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat kembali gerakan kepemudaan yang berlandaskan nilai-nilai Marhaenisme.

Sementara Sekretaris DPD GPM DIY Antonius Fokki Ardiyanto menyampaikan bahwa GPM DIY harus mampu menempatkan dirinya sebagai organisasi kepemudaan yang hadir di tengah persoalan masyarakat sekaligus ikut menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Keistimewaan DIY dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Konferda harus menjadi momentum untuk menyatukan kembali kekuatan Marhaenis di Yogyakarta. GPM harus mampu membumikan Marhaenisme melalui kerja-kerja nyata kepemudaan dan kemasyarakatan, sekaligus mengambil bagian dalam mensukseskan Keistimewaan DIY,” ujar Fokki.

Mengundang Wakil Gubernur DIY untuk Memberikan Gemblengan Kepemudaan

Dalam rapat tersebut juga muncul kesepakatan dan harapan agar Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam IX dapat hadir dalam rangkaian Konferda GPM DIY dan memberikan gemblengan atau pembekalan kepemudaan kepada kader-kader GPM.

Gemblengan tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif kepada generasi muda mengenai tanggung jawab kepemudaan dalam menjaga, mengembangkan dan mensukseskan Keistimewaan DIY, sekaligus memperkuat karakter kepemudaan yang berakar pada sejarah, kebudayaan dan kehidupan masyarakat Yogyakarta.

“GPM adalah organisasi kepemudaan yang memiliki akar sejarah dalam perjuangan kebangsaan. Karena itu, kami berharap mendapatkan arahan dan gemblengan kepemudaan dari Sri Paduka Pakualam IX, khususnya mengenai bagaimana generasi muda dapat mengambil peran dalam menjaga dan mensukseskan Keistimewaan DIY,” kata Fokki.

Selain itu, rapat juga menyepakati harapan agar Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pemuda Marhaenis dapat hadir secara langsung dalam Konferda GPM DIY pada 18 Oktober 2026.

Kehadiran pimpinan DPP tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi antara DPP, DPD dan DPC sekaligus memberikan arah bagi perjalanan GPM DIY dalam periode kepengurusan mendatang.

Dengan telah ditetapkannya tanggal Konferda, seluruh jajaran GPM DIY selanjutnya diharapkan mempersiapkan agenda organisasi tersebut secara tertib, demokratis dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Konferda GPM DIY 18 Oktober 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh kekuatan GPM di Yogyakarta untuk kembali bergerak bersama Marhaenis, membangun kepemudaan, dan mengabdikan diri bagi rakyat serta bangsa.ACN/RBT/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles