ACTUALNEWS.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPP HNSI) menggelar pertemuan bilateral dengan delegasi perikanan Korea Selatan dari Korea Autonomous Fisheries Management Association di Hotel Mercure, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menjajaki peluang kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya dalam pengembangan usaha perikanan, pengolahan hasil laut, budidaya, peningkatan sumber daya manusia hingga tata kelola sumber daya kelautan.
Kegiatan dihadiri sekitar 50 peserta. Delegasi Korea Selatan berjumlah sekitar 30 orang, sedangkan HNSI diwakili sekitar 20 peserta yang terdiri dari pengurus DPP HNSI serta perwakilan HNSI DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Kepulauan Riau.
Ketua Bidang Pengembangan Usaha Perikanan DPP HNSI, Wanto Asnim, mengajak kalangan pengusaha dan mitra dari Korea Selatan untuk melihat besarnya peluang investasi sektor perikanan di Indonesia, terutama pada bidang pengolahan dan budidaya hasil perikanan.
“Potensi perikanan di Indonesia masih sangat besar. Karena itu kami mengajak para pengusaha untuk berinvestasi, khususnya dalam pengolahan dan budidaya hasil perikanan,” ujar Wanto Asnim yang akrab disapa Ahwat.
Menurut Wanto, Ketua Asosiasi Perikanan Korea Selatan, Chen Tei Wan, menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi sektor perikanan Indonesia. Peluang tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan bilateral, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret antara kedua organisasi.
“Harapannya, kerja sama ini dapat ditindaklanjuti, terutama melalui pelatihan dan praktik tata kelola produk perikanan, sekaligus melakukan gerakan bersama untuk memulihkan sumber daya laut,” katanya.
Wanto menambahkan, pihak Korea Selatan juga mengundang jajaran HNSI untuk berkunjung ke Korea Selatan guna melihat secara langsung kegiatan serta sistem pengelolaan sektor perikanan yang diterapkan di negara tersebut.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, teknologi dan pengalaman dalam pengelolaan perikanan, sehingga memberikan manfaat bagi nelayan serta meningkatkan nilai ekonomi produk perikanan Indonesia.
Pertemuan bilateral ini sekaligus diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya hubungan yang lebih erat antara HNSI dan organisasi perikanan Korea Selatan dalam mendorong sektor perikanan yang produktif, berkelanjutan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan.
ACN/RED
