Kapolres OKU Timur Raih Juara 3 Lomba Inovasi Polres, Sulap Bonggol Jagung Jadi Jamur Konsumsi

ACTUALNEWS.ID JAKARTA — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. meraih penghargaan Juara 3 Lomba Inovasi Polres Kategori Cluster 1 dalam acara Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” yang digelar di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” menjadi momentum bagi Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan.

Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi secara berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menjelaskan, inovasi yang diusung Polres OKU Timur berfokus pada pemanfaatan limbah pertanian, khususnya bonggol jagung, untuk dijadikan media budidaya jamur konsumsi.

“Alhamdulillah kami dari Polres OKU Timur yang mewakili angkatan saya yang sudah melakukan inovasi di bidang pangan. Inovasi ini sangat-sangat membantu masyarakat, terutama untuk memanfaatkan bonggol jagung yang dijadikan jamur,” ujar Adik.

Menurutnya, jamur yang dihasilkan dari pemanfaatan bonggol jagung tersebut nantinya dapat dikonsumsi masyarakat. Inovasi itu juga telah berjalan selama sekitar enam bulan dan hasilnya sudah dimanfaatkan oleh para petani jagung.

“Jamur itu nantinya dikonsumsi oleh masyarakat dan itu sudah berjalan sekitar enam bulan terakhir dan sudah dimakan oleh petani-petani jagung. Jadi sampah-sampah dari jagung itu termanfaatkan juga, dari bonggol jagung kemudian dilakukan pembuatan,” katanya.

Ia menjelaskan, proses pembuatan jamur dilakukan dengan memanfaatkan bonggol jagung yang terlebih dahulu melalui proses tertentu, kemudian diberikan perlakuan dan ditutup menggunakan plastik. Setelah beberapa minggu, jamur akan tumbuh dan selanjutnya dapat dipanen untuk dikonsumsi.

“Kita diberikan ranggi selama beberapa hari, kemudian ditutup dengan plastik, kemudian beberapa minggu akan tumbuh jamur dan kemudian kita bisa menjadikan konsumsi untuk masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, inovasi tersebut juga melibatkan masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Kolaborasi dilakukan untuk mendorong pemanfaatan potensi lokal sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kita berkolaborasi dengan UMKM masyarakat setempat, di Forest Pertimbunan, yang bekerja untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Adik.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi “Polri untuk Masyarakat” tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi antara Polri dan masyarakat.

“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Penghargaan yang diraih Polres OKU Timur menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya satuan kewilayahan dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan limbah pertanian menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.ACN/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles