ACTUALNEWS.ID, Jakarta, 2 Agustus 2026 – Ibadah Minggu di GSJA Duta Kasih, Jalan Kusuma VI C Blok A7A No. 4-5, Kompleks Duta Mas, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, berlangsung penuh sukacita dan penguatan iman. Firman Tuhan disampaikan oleh Gembala Sidang GSJA Duta Kasih, Pdt. Jakobus Indra Kurniawan, yang mengangkat tema tentang misi gereja berdasarkan Kisah Para Rasul 2:42-47.

Dalam khotbahnya, Pdt. Jakobus menegaskan bahwa gereja bukan sekadar bangunan tempat beribadah, melainkan komunitas orang-orang percaya yang dipanggil untuk hidup dalam kasih, persekutuan, serta menjadi terang bagi dunia.
Mengacu pada kehidupan jemaat mula-mula dalam Kisah Para Rasul, ia menjelaskan bahwa gereja yang bertumbuh adalah gereja yang tekun dalam pengajaran firman, hidup dalam persekutuan, saling mendoakan, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat melayani.

“Gereja hadir bukan hanya untuk berkumpul setiap hari Minggu, tetapi untuk menjadi saluran kasih Kristus di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dalam penyampaiannya, Pdt. Jakobus menjelaskan lima misi utama gereja, yaitu menyatakan kasih Allah melalui perkataan, tindakan, dan kepedulian kepada sesama; membawa keselamatan melalui pemberitaan Injil kepada mereka yang belum mengenal Kristus; memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah; memuridkan setiap orang percaya agar bertumbuh dalam iman dan karakter Kristus; serta melayani sesama dengan kasih sehingga menjadi berkat bagi banyak orang.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah kondisi kehidupan yang penuh kecemasan, ketakutan, tekanan ekonomi, maupun persoalan keluarga, orang percaya dipanggil untuk menjadi pembawa pengharapan.
“Sebagai orang Kristen kita memiliki misi untuk saling menguatkan, membesuk saudara yang sakit, mendoakan, menolong, dan memulihkan mereka yang sedang mengalami pergumulan. Dengan demikian gereja akan menjadi gereja yang sehat dan bertumbuh,” pesannya.
Selain membahas misi gereja, Pdt. Jakobus menguraikan tiga fungsi utama gereja.
Fungsi pertama adalah berbuah dalam penyembahan, yaitu membangun hubungan yang intim dengan Tuhan melalui penyembahan dalam roh dan kebenaran sebagaimana tertulis dalam Yohanes 4:23-24. Menurutnya, tujuan setiap orang datang ke gereja adalah menyembah Tuhan, menghormati kebesaran-Nya, memuji dan memuliakan nama-Nya, membangun persekutuan dengan-Nya, serta menyerahkan hidup dalam ketaatan.
“Penyembahan yang sejati mengubah hati, memperbarui hidup, dan memuliakan Allah,” tegasnya.
Fungsi kedua adalah berbuah dalam penggembalaan, sebagaimana tertulis dalam Efesus 4:11-12. Gereja dipanggil untuk memperhatikan setiap jemaat dengan kasih, membina melalui pengajaran firman Tuhan, memperlengkapi setiap orang percaya sesuai karunia yang dimiliki, serta membangun hubungan yang sehat, saling mengasihi, menguatkan, dan meneguhkan satu sama lain.
Sementara fungsi ketiga adalah berbuah dalam penginjilan, berdasarkan Amanat Agung dalam Matius 28:19-20. Pdt. Yakobus mengajak seluruh jemaat agar tidak menunggu orang datang ke gereja, tetapi berinisiatif pergi membawa kabar baik kepada semua orang tanpa membedakan suku, bangsa, maupun latar belakang.
Menurutnya, penginjilan bukan hanya tugas pendeta atau pelayan gereja, melainkan panggilan setiap orang percaya untuk mengajak orang mengenal Yesus Kristus, menjadi murid-Nya, dan terus bertumbuh dalam firman Tuhan.

Usai penyampaian firman Tuhan, ibadah dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus yang dipimpin oleh Pdm. Sherly Yulianti Sage sebagai wujud peringatan akan pengorbanan Yesus Kristus.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh jemaat bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun bagi anggota jemaat yang merayakan hari kelahiran pada bulan Juli.
Rangkaian ibadah Minggu ditutup dengan doa berkat yang dipimpin oleh Pdm. Natashia E. Kurniawan, mengakhiri kebaktian dengan sukacita dan pengharapan agar setiap jemaat dapat menghidupi misi gereja dalam kehidupan sehari-hari sebagai saksi Kristus di tengah masyarakat.
