KREASI Nias Utara Perkuat Ekosistem Pendidikan melalui Lokakarya Penyelarasan Konsep dan Advokasi Peningkatan Mutu Pendidikan

Nias Utara, 3 Juni 2026 – Program KREASI Nias Utara menyelenggarakan Lokakarya “Menentukan Arah Penyelarasan Konsep Ekosistem Pendidikan di Kabupaten Nias Utara pada Rabu (3/6/2026) di Aula Pendopo Kabupaten Nias Utara. Kegiatan yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, organisasi profesi, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan pegiat pendidikan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Nias Utara.

Lokakarya tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, Bazatulo Zebua, yang dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Nias Utara dengan KREASI, Save the Children, dan Article 33 Indonesia.

Lokakarya secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, Bazatulo Zebua.

Menurut Bazatulo Zebua, program yang telah berjalan selama satu tahun terakhir memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah dan layak untuk terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah juga berharap cakupan program dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Nias Utara sehingga praktik-praktik baik yang telah diterapkan dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lainnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, Kementerian Agama, lembaga pendidikan, dan mitra pendidikan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil lokakarya tidak boleh berhenti pada forum diskusi semata, melainkan harus diwujudkan melalui langkah-langkah strategis yang dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan komitmen dan koordinasi berkelanjutan dari seluruh pihak yang terlibat.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Nias Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengakomodasi dan mendukung berbagai program yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan daerah. Dengan semangat kemitraan yang kuat, Program KREASI diharapkan mampu memberikan dampak yang semakin luas dan berkelanjutan bagi anak-anak usia PAUD, TK, dan Sekolah Dasar di Kabupaten Nias Utara hingga tahun 2028.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara, Yamamoni Laoli, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lokakarya tersebut. Ia menilai Program KREASI telah menunjukkan dampak positif melalui intervensi di 28 sekolah pada tahun pertama pelaksanaannya. Atas capaian tersebut, cakupan program diperluas menjadi 36 sekolah pada tahun kedua.

Menurutnya, selain perluasan sasaran, sekolah-sekolah yang telah menjadi lokasi intervensi pada tahun sebelumnya juga perlu terus mendapatkan pendampingan dan pemantauan agar praktik-praktik baik yang telah dibangun dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara juga menyatakan komitmen untuk terus mendukung Program KREASI di Kabupaten Nias Utara sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada aspek literasi, numerasi, dan penguatan kapasitas satuan pendidikan.

Dalam sambutannya, Project Manager KREASI Nias Utara, Yurli A. Zalukhu, menjelaskan bahwa lokakarya ini menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait konsep dan pendekatan ekosistem pendidikan, strategi advokasi, serta peran masing-masing pihak dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Project Manager KREASI Nias Utara, Yurli A. Zalukhu menyampaikan sambutan dan mengharapkan terbentuknya ekosistem pendidikan yang kuat dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Utara.

Menurutnya, KREASI mengundang berbagai unsur strategis, mulai dari organisasi masyarakat sipil (CSO), organisasi profesi, organisasi lokal, hingga perangkat daerah yang memiliki perhatian terhadap sektor pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan dapat terbentuk ekosistem pendidikan yang kuat dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Utara.

Yurli menjelaskan bahwa pembangunan ekosistem pendidikan merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Program KREASI hingga tahun 2028 melalui penguatan kapasitas guru, pemerintah daerah, serta kegiatan advokasi untuk memastikan dampak program tetap berlanjut setelah masa implementasi berakhir.

Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan sehingga upaya peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan lokakarya ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya: Dinas Pendidikan, Dinas P3AP2KB, Bapperida, instansi vertikal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara, Dewan Pendidikan, Pemuda Peduli Nias (PPN), Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Nias Utara, PGRI, perwakilan kepala sekolah, serta sejumlah kepala bidang dan staf perangkat daerah terkait. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Nias Utara pada kegiatan ini ditunjukkan melalui kehadiran Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara, Kepala Dinas P3AP2KB, Kepala Bapperida, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara dan berbagai organisasi profesi pendidikan. 

Melalui forum ini, seluruh peserta diharapkan dapat membangun kesepahaman bersama, merumuskan langkah-langkah strategis, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan di Kabupaten Nias Utara.

Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education (GPE), dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Kementerian Agama (Kemenag) dalam konsorsium Mitra Pendidikan Indonesia (MPI). KREASI dijalankan oleh Save the Children bersama Article 33 Indonesia dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Utara. KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.

Penulis: Ryan Waruwu | Editor: Calvin Telaumbanua | Foto: Calvin Telaumbanua KREASI/Article 33 Indonesia/Save the Children

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles