ACTUALNEWS.ID Jeneponto – Idul Adha secara bahasa berasal dari bahasa Arab, yang berarti “Hari Raya Penyembelihan Hewan Kurban” atau “Hari Raya Pengorbanan”. Istilah ini terdiri dari kata ‘Id yang berarti “perayaan”, dan Adha (dari kata udhiyah) yang berarti “kurban”.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jeneponto H Paris Yasir SE.,MM yang didampingi istri H Salmawati Paris mengucapkan selamat hari raya idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 hijrah “Selamat Hari Raya Idul Adha pada segenap warga masyarakat jeneponto dan nanti kita Sholat id bersama sama di stadion mini Turatea kabupaten Jeneponto sholat idul Adha” ujarnya, pada Selasa (26/5/2026 di halaman kanto bupati.
Dia juga berpesan makna dari Idul Adha sebagai momentum ajang memperkuat nilai pengorbanan,kepedulian sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
H.Paris juga menambahkan bahwa hari raya idul adha sebagai bentuk simbol komitmen pemda jeneponto untuk terus menjaga semangat pengabdian dan mempererat hubungan antar warga demi terciptanya pembangunan yang berpihak pada rakyat.
“Idul Adha menjadikan pengabdian ASN terhadap rakyat jenepinto,” tandasnya.
Hal senada juga dikatakan,Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Beliau beserta istri selain mengucapkan Selamat Idul Adha 1447 H/2026 juga menegasksn semangat pengabdian untuk masyarakat Jeneponto dalam menjaga kantimmas diwilayah.
Dalam pesannya, ia menyampaikan, atas nama keluarga besar kodim
1425/Jeneponto, Idul Adha dimaknai sebagai ajang memperkuat nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat yang aman dan kondusif program kantimmasnya.
“TNI hadir membantu masyarakat
dalam bentuk kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban umum pemerintah kabupaten Jeneponto ujarnya.
Masihnya, sebagai komitmen TNI jeneponto untuk terus menjaga semangat pengabdian dan mempererat hubungan antarwarga demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Jeneponto.
“Selamat Idul Adha 1447 H/2026. Semoga semangat berkurban membawa kedamaian, keberkahan, dan memperkuat persatuan bangsa,” katanya.
# Jeneponto bahagia (Asriel).
