Actual News, Sumatera Utara — Upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Utara semakin menunjukkan arah yang progresif melalui implementasi Program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia). Program ini tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga membangun sistem pengembangan kapasitas guru secara berjenjang dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program tersebut, dua dosen Universitas Nias, Noveri Amal Jaya Harefa, S.Pd., M.Pd dan Justin Foera-era Lase, S.Tr.Sos., Sp.P.S.P.D, resmi terpilih sebagai Pelatih Utama Daerah (TPD). Keduanya akan memegang peran strategis dalam melatih fasilitator daerah serta mendampingi guru-guru di Nias Utara.
Program Manager KREASI Nias Utara–Article 33 Indonesia, Yurli Agusman Zalukhu, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah pelatihan berjenjang, dimulai dari pelatih utama hingga ke guru di sekolah.
“Melalui pelatihan berjenjang Pelatih Utama Daerah TPD, kami memilih dua orang dari Universitas Nias untuk menjadi pelatih utama. Mereka nantinya bertugas melatih fasilitator di Nias Utara, sekaligus melakukan pendampingan kepada guru-guru di lapangan,” ujarnya yang dihubungi melalui whatsapp.
Menurutnya, langkah ini merupakan strategi penting untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi berlanjut pada implementasi nyata di kelas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program KREASI memiliki target yang jelas dan terukur. “Yang diharapkan adalah adanya peningkatan literasi dan numerasi di Nias Utara. Selain itu, guru diharapkan semakin memiliki kapasitas yang lebih baik dalam mengajar secara aman dan nyaman di sekolah, termasuk dalam hal perlindungan anak dan penerapan pendidikan inklusif,” tambahnya.
Program KREASI dinilai sebagai salah satu inisiatif yang komprehensif dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah. Tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan akademik, program ini juga menekankan pentingnya lingkungan belajar yang aman, ramah anak, serta mampu menjangkau seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.
Dengan hadirnya pelatih utama daerah dari Universitas Nias, diharapkan terjadi percepatan peningkatan mutu pembelajaran di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam membangun budaya literasi dan numerasi yang kuat.
Program KREASI menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi, organisasi pengembang, dan pemerintah daerah dapat menghadirkan perubahan signifikan bagi masa depan pendidikan. Dari Nias Utara, harapan baru untuk pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan kini mulai tumbuh. Program KREASI adalah harapan bersama langkah nyata menuju pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masa depan pendidikan Nias Utara.
