Digenggaman M. Arief Budiman Kapuk Menuju Wilayah ITB, Begini Kata Romo Rafian

ACTUALNEWS.ID JAKARTA -Kelurahan Kapuk yang terletak di Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat adalah salah satu wilayah terpadat di DKI Jakarta, dimanaa populasi mencapai 174.000 jiwa (per 2025) dan luas areannya mencapai 572,62 hektar. Dengan kepadatan penduduk tingginya (34.014 jiwa/km2).

Untuk menuju Kota Global, Kapuk dahulu termasuk wilayah yang masuk katagori kumuh. Dimana padatnya penduduk, rumah berhimpitan, saluran yang tidak terawat, terbatasnya TPS (Tempat Pembuatan Sampah) ditambah kemacetan yang kerap terjadi.
Namun, seiring jalannya waktu serta pergantian kepemimpinan lurah terus berusaha merubah wajah kelurahan Kapuk menuju wilayah ITB (Iklas Tuntas, Bersih), dan dapat bersaing positif bagi kelurahan di prov DKI Jakarta.

Dibawah genggaman tangan Muhamad Arief Budiman, Kapuk saat ini berbenah untuk meningkat pelayanan dan penataan wilayah.
“Penataan wilayah dan pelayanan masyarakat lebih ditingkatkan, baik secara administrasi maupun praktek di lapangan,” ujar Lurah Kapuk, Kamis, (9/4/2026.

Untuk itu, lanjutnya guna meningkatkan pelayanan dan pembangunan, Arief Budiman selalu turun ke lapangan dan bermusyawarah dengan tokoh masyarakat serta bergotong royong untuk memperkuat komitmen bersama antara pihak kelurahan, Forum RW, dan masyarakat.
“Setiap ada permasalahan di warga kita utamakan rembuk, gotong royong untuk mencari solusi bersama tokoh masyarakat, warga setempat dan tokoh agama,” sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, tokoh agama Buddha Jakarta Barat, Romo Rafian, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Lurah Kapuk yang dinilai inklusif dan partisipatif.
“Transformasi Kelurahan Kapuk merupakan contoh nyata bagaimana kepemimpinan yang humanis dan partisipatif mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Semangat gotong royong dan musyawarah yang diusung sejalan dengan nilai-nilai Buddhis seperti mettā (cinta kasih), karuṇā (welas asih), dan sammā-vāyāma (usaha benar).
Hal ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan,” tutur
Romo Rafian.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama merupakan kunci dalam menciptakan stabilitas sosial serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kehadiran pemimpin yang responsif seperti Bapak Muhamad Arief Budiman memberikan harapan besar bagi terwujudnya Kapuk sebagai bagian dari Kota Global yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kebersamaan dan moralitas,” tambahnya.

Romo Rafian berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Jakarta Barat dalam membangun masyarakat yang inklusif, toleran, dan berdaya saing.

Percepatan yang dilakukan Lurah Kapuk sangat dirasakan warga, baik terkait sampah, saluran air sampai kemacetan pun mulai terurai, perbaikan bahkan fisik jalan sudah membaik.

“Tidak terlihat lagi penumpukan sampah, genangan air yang berlarut larut serta fisik jalan tidak ada kendala yang berarti,” Tutup Romo.

AN/Rbt/Red

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles