ACTUALNEWS.ID Jakarta – tengah meningkatnya tuntutan terhadap kualitas layanan kesehatan, pengalaman pasien (patient experience) menjadi faktor yang semakin krusial. Tidak hanya terkait hasil klinis, tetapi juga bagaimana pasien merasakan setiap interaksi selama perjalanan layanan—mulai dari titik kontak pertama hingga pasca perawatan.
Namun demikian, berbagai tantangan masih dihadapi oleh banyak institusi layanan kesehatan di Indonesia. Inkonsistensi layanan di berbagai titik kontak, kurangnya empati dalam interaksi, serta belum terstrukturnya pengukuran pengalaman pasien menjadi isu yang perlu segera diatasi. Dampaknya tidak hanya pada kepuasan pasien, tetapi juga pada tingkat kepercayaan, loyalitas, dan keberlanjutan organisasi layanan kesehatan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PXS™ (Patient Experience Specialist)—sebuah sertifikasi global yang dikembangkan oleh CX University USA—kini resmi diperkenalkan di Indonesia melalui The Bridge Academy, perusahaan consulting, training, sertifikasi dan research di bidang Customer Experience.
Program ini dirancang untuk membantu organisasi dan tenaga profesional di sektor kesehatan dalam membangun kapabilitas patient experience yang terstruktur, terukur, dan berbasis standar global. Materi yang dihadirkan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengembangan strategi pengalaman pasien, pembentukan budaya yang berpusat pada pasien dan akuntabilitas, pengukuran serta analisis pengalaman pasien, pengelolaan Voice of Customer (VoC), hingga perancangan journey pasien yang ideal.
Sertifikasi ini relevan bagi berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem kesehatan, termasuk dokter, perawat, rumah sakit, layanan rawat jalan (ambulatory care), perusahaan asuransi, hingga Business Process Outsourcing (BPO) yang mendukung layanan kesehatan. Dengan pendekatan yang praktis dan aplikatif, PXS™ diharapkan mampu membantu organisasi bertransformasi dari sekadar memberikan layanan menjadi menghadirkan pengalaman yang konsisten, empatik, dan bernilai tambah.
Lismaryanti, SKM, MM, CXS, CEO The Bridge Academy, menyampaikan bahwa kehadiran sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong transformasi layanan kesehatan di Indonesia.
“Sebagai bagian dari komitmen kami dalam mendorong transformasi layanan kesehatan di Indonesia, kami percaya bahwa standarisasi patient experience merupakan fondasi penting. Kami berharap sertifikasi ini dapat membantu para pelaku industri kesehatan menghadirkan layanan yang lebih konsisten dan empatik, sekaligus memperkuat loyalitas pasien secara berkelanjutan” di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Dengan hadirnya PXS™ di Indonesia, diharapkan standar layanan kesehatan nasional dapat semakin selaras dengan praktik terbaik global. Lebih dari itu, patient experience diharapkan tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai elemen strategis dalam meningkatkan kualitas layanan, membangun kepercayaan pasien, dan menciptakan dampak jangka panjang bagi organisasi.ACN/RED
