ACTUALNEWS.ID, JENEPONTO – Laskar Pemuda Jeneponto (LPJ) mendesak Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto untuk segera melakukan validasi ulang terhadap rekomendasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diperuntukkan bagi petani dan nelayan, Minggu (5/4/2026).
Desakan tersebut muncul menyusul maraknya pemberitaan di media sosial terkait dugaan praktik mafia solar di wilayah Kabupaten Jeneponto. LPJ menilai, perlu adanya langkah tegas dan transparan dari pihak terkait guna memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.
Ketua LPJ dalam keterangannya menyampaikan bahwa kondisi global turut memengaruhi ketersediaan BBM di daerah. Ia menyinggung konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sebagai salah satu faktor yang berdampak pada kelangkaan BBM.
“Situasi global ikut berpengaruh terhadap distribusi BBM. Karena itu, kami meminta Dinas Pertanian untuk melakukan validasi ulang agar rekomendasi benar-benar diberikan kepada petani dan nelayan yang berhak,” ujarnya.
Selain itu, aktivitas pengisian BBM di SPBU Kalukuang juga menjadi sorotan. LPJ menemukan adanya pengisian BBM dalam skala besar yang terjadi pada hari yang sama, sehingga menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
LPJ berharap, melalui perhatian dan tindak lanjut dari instansi terkait, persoalan distribusi BBM bersubsidi di Jeneponto dapat ditangani secara adil dan transparan.
“Dengan adanya pemberitaan ini, kami berharap menjadi perhatian serius bagi pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret,” tutupnya.
Jeneponto bahagia (Asriel).
ACN/RED
