Monday, March 16, 2026

GYS dan SMS Group Resmi Jalin Kemitraan Modernisasi Pabrik BP-1 Dorong Kemandirian Baja Nasional dan Hadirkan Varian Produk Baja Profil Terbesar di Indonesia

ACTUALNEWS.ID Bekasi, 9 Desember 2025 — PT Garuda Yamato Steel (GYS) resmi menandatangani kemitraan strategis dengan SMS Group dalam proyek revitalisasi fasilitas produksi BP-1, melalui acara Signing Ceremony Marking GYS and SMS Group Partnership for the BP-1 Revamp Project yang digelar di kantor pusat GYS, Cikarang Barat, Bekasi.

Penandatanganan ini menjadi tonggak awal pengembangan teknologi modern pertama di Indonesia untuk produksi baja profil berukuran besar, sekaligus memperkuat upaya mendorong kemandirian industri baja nasional dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Acara tersebut dihadiri perwakilan pemerintah, distributor, kontraktor, fabrikator struktur, serta media nasional. Kolaborasi ini dinilai strategis untuk memperluas kapasitas dan variasi produk baja dalam negeri, seiring meningkatnya kebutuhan pasar nasional.

President Direktur PT Garuda Yamato Steel, Tony Taniwan, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari rencana ekspansi perusahaan dalam meningkatkan daya saing industri baja nasional.

“Langkah strategis ini mencerminkan visi GYS sebagai pionir modernisasi industri baja Indonesia. Dengan dukungan teknologi SMS Group, kami dapat menghadirkan ukuran dan spesifikasi produk yang sebelumnya belum tersedia di pasar domestik serta meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi,” ujarnya.

Teknologi yang diadopsi disebut mampu mendukung proses manufaktur baja ramah lingkungan atau low carbon emission steel, sejalan dengan komitmen dekarbonisasi sektor industri.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Dodiet Prasetyo, menyambut baik inisiatif tersebut.

“Indonesia membutuhkan industri baja yang modern dan berdaya saing. Kemitraan GYS dengan SMS Group selaras dengan agenda dekarbonisasi, substitusi impor, dan percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Ini langkah konkret pelaku industri dalam memperkuat fondasi ekonomi,” tegasnya.

Proyek Revamp BP-1 ditargetkan meningkatkan kapasitas beam plant dari sebelumnya 400.000 MT per tahun menjadi 540.000 MT per tahun. Jika terintegrasi penuh dari hulu hingga hilir, kapasitas produksi terpasang GYS diproyeksikan mencapai 1 juta ton per tahun. Fasilitas modern ini direncanakan beroperasi penuh pada akhir 2027.

GYS dikenal sebagai produsen baja struktural berbasis teknologi Electric Arc Furnace (EAF) yang memungkinkan pemanfaatan bahan baku daur ulang, efisiensi energi, serta emisi lebih rendah. Produk GYS telah memenuhi standar JIS (Jepang), ASTM (AS), dan SNI, termasuk baja tahan gempa GYS Tahan Gempa Plus yang mampu mengurangi penggunaan material hingga 20%.

Dengan portofolio produk meliputi H-Beam, IWF/Wide Flange, Angle, Channel, dan baja struktural lain, GYS menargetkan posisi lebih kuat sebagai pemasok utama untuk proyek gedung bertingkat, infrastruktur, hingga industri manufaktur.

Tony menutup acara dengan menegaskan bahwa modernisasi pabrik tidak hanya bertujuan ekspansi kapasitas, tetapi juga peningkatan kualitas dan kemandirian industri.

“Kami ingin memastikan suplai baja nasional lebih stabil dan berkualitas. Fokus kami bukan sekadar pangsa pasar, tapi menciptakan nilai bagi pelanggan, industri, dan lingkungan,” ujarnya.


Tentang PT Garuda Yamato Steel
PT Garuda Yamato Steel (GYS) merupakan perusahaan joint venture yang berdiri pada 2024, bergerak di industri peleburan dan penggilingan baja terpadu. GYS berfokus pada produksi baja panjang berkualitas untuk kebutuhan domestik dan ekspor.
Head Office & Pabrik: Jl. Perjuangan No.8, Sukadanau, Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat.ACN/indah/RED

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles